Eks Pelatih Barcelona Tito Vilanova Meninggal Dunia akibat Kanker

Tito Vilanova
Tito Vilanova, meninggal dunia setelah berjuang keras melawan kanker tenggorokan.

BARCELONA (BanyumasNews.com) – Kabar duka datang dari kota Barcelona. Eks pelatih FC Barcelona, Tito Vilanova, berpulang pada Jumat (25/4) petang atau dini hari WIB dalam usia 45 tahun. Almarhum telah lama berjuang melawan kanker tenggorokan yang dideritanya sejak beberapa tahun belakangan.

“Kematian Tito Vilanova adalah hari menyedihkan untuk sepak bola, untuk Barcelona dan lebih penting lagi bagi keluarga dan teman-temannya. Atas nama setiap orang di Chelsea Football Club saya mengirimkan rasa duka cita mendalam pada kesempatan ini,” demikian tulis Jose Mourinho, manajer Chelsea, lewat akun Twitter klub.

Ucapan belasungkawa dari Mourinho menjadi menarik. Manajer asal Portugal ini pernah kedapatan kamera tengah mencolok mata Vilanova saat masih menjadi manajer Real Madrid. Kejadian tersebut berlangsung dalam El Clasicoa, di mana Vilanova sendiri masih berstatus asisten Pep Guardiola.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan para pemain Barcelona. Lionel Messi menuliskan dalam akun Facebook-nya, “Seorang yang tak mudah dilupakan. Aku akan selalu mengingatmu. Salam sayangku untuk keluarga Tito.”

Cesc Fabregas tak ketinggalan ikut menuliskan kesan-kesannya bersama eks pelatihnya itu. “Hanya ada sedikit orang seperti Tito,” ujar Cesc yang pertama kali bertemu Vilanova saat memasuki akademi La Masia milik Barcelona.

“Tito, terima kasih untuk semua yang telah engkau berikan pada sepak bola dan Barca. Semua fan mencintaimu dan berterima kasih padamu selamanya. Aku bertemu denganmu 14 tahun lalu dan dapat aku katakan hanya sedikit orang sepertimu. Terima kasih untuk selalu mempercayaiku dan membantuku berkembang serta menghadapi semua hambatan sebagai seorang profeisonal dan manusia,” tulis Cesc di akun Facebook-nya.

Sumbang 1 Gelar untuk Barca
Vilanova bergabung dengan Barcelona sebagai pelatih akademi, lalu menukangi Barcelona B di Segunda Division sebelum akhirnya ditarik Guardiola yang merupakan teman lamanya ke tim utama sebagai asisten. Ketika Guardiola memutuskan berhenti sebagai pelatih Barca pada Juni 2012, Vilanova pun naik pangkat.

Belum lama menjabat sebagai pelatih, Desember 2012 Vilanova menjalani operasi dan menghabiskan 10 pekan di New York untuk menjalani kemoterapi dan radioterapi. Saat itu posisinya masih berstatus pelatih Barca, namun tugasnya di atas lapangan digantikan tim pelatih lain.

Maret 2013, ia kembali menangani Barca dan mengantar klub tersebut menjuarai La Liga dengan sejumlah rekor. Selain mencatatkan rekor 100 poin–dari maksimal 114, Barca musim 2012/13 juga menasbihkan diri sebagai tim terproduktif dengan torehan 115 gol dari 38 pertandingan.

Sepanjang musim itu, Barca membukukan 32 kemenangan, empat kali seri, dan hanya dua kali kalah. Messi cs. pun finis di posisi satu dengan selisih poin 15 angka dari Real Madrid-nya Jose Mourinho yang menjadi runners-up. Satu-satunya kegagalan Vilanova dicatatkan di ajang Liga Champion. Blaugrana tersingkir di semifinal dengan kekalahan agregat telak 7-0 melawan Bayern Munich.

Menyadari dirinya tak bisa memberikan 100% tenaga dan pikiran untuk Barca, Vilanova memilih mundur dari posisinya sebagai pelatih. Klub pun merekrut Gerardo Martino sebagai pengganti, dengan Vilanova fokus menjalani perawatan kankernya.

Rest in peace, Tito…

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.