Perluasan Bandara Ahmad Yani Terhambat Pemanfaatan Lahan TNI AD

Gubernur Ganjar Pranowo menyambut Wapres BoedionoSEMARANG (BanyumasNews.Com) – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH mengejar kepastian jadwal ground breaking (peletakan batu pertama pembangunan) pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang. Pasalnya, ground breaking sudah tertunda beberapa kali, yang tentunya mengecewakan masyarakat.
“Ground breaking harus terjadwal pada bulan April ini, sesuai instruksi Presiden pada 6 April lalu,” tegas Ganjar Pranowo saat menyambut kedatangan Wakil Presiden RI Boediono melakukan kunjungan kerja ke Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (24/4/2014).

Terhadap permintaan Gubernur, Wakil Presiden Boediono menyampaikan percepatan pembangunan Bandara Ahmad Yani Semarang sudah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak. Antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan Panglima Besar Jenderal TNI Moeldoko. Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN juga segera mempersiapkan dokumen terkait proses penyelesaian revisi Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Aset Negara/Daerah, karena selama ini pembangunan perluasan Bandara Ahmad Yani Semarang terhambat pada pemanfaatan lahan. Lahan yang digunakan Angkasa Pura I untuk memperluas bandara merupakan milik TNI AD.

“Semua harus benar secara administratif. Jangan sampai buru-buru memulai, tapi mendapat gugatan di masa mendatang,” kata Boediono
Pernyataan Wakil Presiden Boediono diperkuat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo. “KASAD sudah setuju. Setelah ground breaking kami akan membantu pengurukan tanah rawa menggunakan 135 dump truck,” ungkap Sunindyo

Sementara itu Wakil Menteri Keuangan RI Bambang Permadi menjelaskan bahwa secara konseptual, kerja sama sudah clear. Pihaknya hanya tinggal menunggu dari sisi legal, yakni revisi Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006.

Sebagai informasi, ground breaking pengembangan Bandara Ahmad Yani awalnya akan dimulai akhir tahun 2013. Namun ditunda menjadi 10 Januari 2014 dan kembali dijadwalkan pada Maret 2014. Tetapi ground breaking bulan Maret akhirnya batal dan dijadwalkan lagi pada akhir April 2014 ini. (BNC)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.