Tagline ‘Mayuh Pada Plesir Maring Banjarnegara’

 

TURIS: Turis asing tengah mengambil gambar benda-benda purbakala yang ada di Museum Kaliasa Dieng, Banjarnegara (foto : BNC/ruhito)
TURIS: Turis asing tengah mengambil gambar benda-benda
purbakala yang ada di Museum Kaliasa Dieng, Banjarnegara (foto : BNC/ruhito)

GUNA meningkatkan jumlah kunjungan wisata, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus gencar mengkampanyekan potensi yang dimiliki. Selain melakukan agenda rutin wisata seni dan budaya hingga perbaikan sarana pendukung, juga telah diluncurkan tagline atau slogan wisata ‘Mayuh Pada Plesir Maring Banjarnegara’.

Taggline wisata diluncurkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada hari Minggu (20/4) kemarin. ”Kami pentaskan kesenian Banjarnegara di Pendopo Anjungan Jateng TMII dengan mengundang pelaku wisata di Jakarta, warga Banjarnegara yang ada di Jakarta dan Bandung serta sedulur-sedulur warga Banyumasan di Jakarta. Keistimewaan pentas kemarin karena bertepatan dengan puncak kegiatan ulang tahun TMII ke-39,” unkap Sekretaris Dinas Budaya dan Pariwisata (Dinbudpar) Banjarnegara, Tulus Sugiharto, Senin (21/4).

NYRUPUT PURWACENG:  Sepasang turis asing asal Belanda sedang menikmati minuman khas Dieng Purwaceng di kompleks candi Arjuna. Selain menghangat badan, Purwaceng juga bisa meningkatkan libido (foto : BNC/ruhito).
NYRUPUT PURWACENG: Sepasang turis asing
asal Belanda sedang menikmati minuman khas Dieng Purwaceng di kompleks
candi Arjuna. Selain menghangat badan, Purwaceng juga bisa
meningkatkan libido (foto : BNC/ruhito).


Tulus berharap, dengan peluncuran tagline yang bertepatan dengan
moment yang bernuansa khas Banyumasan tersebut dapat menyentuh
semangat kedaerahan para penonton. Bangkitnya semangat lokal warga tentu akan mendorong mereka menjadi pelopor ataupun secara tidak langsung menjadi agen pariwisata Banjarnegara.

”Ke depan, Banjarnegara mempunyai sejumlah agenda wisata seni dan
budaya yang sangat menarik yang patut untuk dikunjungi seperti Dieng
Culture Festival dan Parade budaya di bulan Agustus. Selain itu,
Banjarnegara kaya akan wisata alam komplek Candi Dieng dan Arung Jeram Serayu. Harapannya, para perantau dan warga Banyumasan yang ada di luar daerah, sebelum menikmati indahnya panorama wisata alam, uniknya wisata seni dan budaya daerah lain, kunjungi dulu potensi wisata di daerahnya,” katanya.

Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno mengatakan, pariwisata tanpa
event akan dianggap sambil lalu. Karena itu dibutuhkan kreativitas dan
kesetiaan dari penyelenggara pariwisata untuk menghidupinya. ”Event
sangat penting. Sebab Banjarnegara kaya akan potensi pariwisata, namun kita tidak tahu mau diapakan potensi tersebut. Padahal Banjarnegara, lanjutnya, mempunyai semua kategori wisata yang ada mulai dari wisata alam, wisata edukasi, wisata kuliner, wisata seni, wisata budaya, wisata minat khusus, dan seterusnya,” katanya (ruhito)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.