BLH Bentuk Tim Teknis Kajian TPA Banjaran

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  РPemerintah kabupaten (pemkab) Purbalingga telah melelang kajian terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjaran Kecamatan Bojongsari. Dari kajian itu, pemkab Purbalingga akan memutuskan TPA tersebut masih layak digunakan atau harus ditutup.
Lelang proyek senilai Rp 190 juta diikuti 11 perusahaan dan dimenangkan oleh CV Mahottama dari Semarang dengan tawaran lelang Rp 171 juta. Pemenang lelang sudah diserahkan kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk dilakukan penandatanganan kontrak.
“Dokumennya sudah kami serahkan 19 April lalu,” kata Kepala Unit Pelayanan Lelang (ULP) Purbalingga, Yani Sutrisno, Rabu (23/4).
Kepala BLH Purbalingga, Ichda Masriyanto menuturkan, pihaknya segera membentuk tim teknis yang melibatkan lintas sektoral dan masyarakat. Lintas sektoral terdiri dari unsur BLH, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Sedangkan dari unsur masyarakat kami melibatkan Camat Bojongsari, Kades Banjaran, Ketua LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) Desa Banjaran dan Ketua BPD (Badan Perwakilan Desa) Desa Banjaran,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan kajian, BLH terlebih dulu membuat dokumen kontrak dengan pihak pemenang lelang. Penandatanganan kontrak kemungkinan dilakukan dalam waktu tiga hari ke depan.

“Pelaksanaan kajian bisa dilakukan minggu depan setelah kontrak ditandatangani. Waktu pengerjaan selama 150 hari, lebih cepat lebih baik, tapi hasilnya bagus. Nanti prosesnya ada paparan laporan awal, laporan antara dan laporan akhir,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Banjaran memprotes keberadaan TPA Banjaran. TPA itu mencemari lingkungan baik udara maupun air. Warga menuntut agar TPA tersebut ditutup. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.