Rekonstruksi Dua Mahasiswa Pelaku Aborsi

MAHASISWA SEJOLI: Sepasang mahasiswa saat sedang memepragaakan dalam rekonstruksi aborsi (foto:nan)
MAHASISWA SEJOLI: Sepasang mahasiswa saat sedang memepragaakan dalam rekonstruksi aborsi (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Polisi Cilacap Jawa Tengah melakukan rekonstruksi kasus aborsi dengan tersangka dua mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Cilacap, Jawa Tengah,Sabtu (12/04). Dalam reka ulang itu terungkap pelaku menarik janin yang baru berusia lima bulan itu, namun kepala bayi tertinggal di rahim tersangka.

Reka adegan itu dimulai dari sebuah apotek di wilayah Kroya, Cilacap. Dalam rekonstruksi itu, tersangka laki-laki berinisial MK membeli obat untuk menggugurkan kandungan. sementara tersangka perempuan berinisial RM menunggu di atas sepeda motor.

Setelah membeli obat, kedua tersangka kemudian menuju rumah saudara tersangka laki-laki di Desa Karangamangu, Cilacap, Jawa Tengah. Sesampainya di rumah tersebut, RM kemudian meminum obat yang baru saja dibeli. Tidak beberapa lama, RM terasa seperti akan melahirkan. Kemudian kedua tersangka menuju kamar mandi dan melakukan aborsi.

MENUJU PUSKESMAS: Dua sejoli gagal mengaborsi kemudian meminta bantuan petugas medis di Puskesmas (foto:nan)
MENUJU PUSKESMAS: Dua sejoli gagal mengaborsi kemudian meminta bantuan petugas medis di Puskesmas (foto:nan)

Dalam rekonstruksi itu terlihat MK menarik janin yang baru berusia lima bulan itu, namun kepala bayi tertinggal di rahim tersangka. Panik melihat hal tersebut, tersangka menuju puskesmas karena tersangka RM mengalami pendarahan, sementara jasad bayi tersebut disimpan di dalam kamar.

AKP Agus Puryadi, Kasat Reskrim Polres Cilacap mengatakan,terungkapnya kasus aborsi yang dilakukan oleh kedua tersangka yang masih tercatat sebagai mahasiswa itu mencuat ketika RM menjalani perawatan di Puskesmas Kroya karena mengalami pendarahan.

Petugas Puskesmas yang merawat tersangka terkejut mengetahui jika terdapat kepala janin yang tertinggal di rahimnya. Atas temuan tersebut kedua tersangka langsung ditangkap polisi.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.