PDIP Merajai Perolehan Suara Pileg di Purbalingga

hasil rekap pilegPURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi yang terunggul di Kabupaten Purbalingga. Sementara Partai Golkar dan Partai Gerindra mengekor di belakangnya, disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Meskipun data yang masuk baru 46,2 persen atau 333.281 dari 719.802 DPT, dalam rekap sementara yang dilakukan oleh Desk Pileg Kabupaten Purbalingga per Jumat (11/4/2014) pukul 17.00, partai berlambang banteng moncong putih itu menduduki peringkat pertama  mengumpulkan suara 24,10 persen dari total suara sementara yang masuk, sebanyak 333.281 suara. Partai Golkar dan Partai Gerindra masing-masing meraih 14,78 persen dan 13,33 persen. Sedangkan PKB dan PKS meraih suara sebanyak 11,80 persen dan 7,92 persen.

Dibawah PKB dan PKS ada Partai Amanat Nasional (PAN), yang meraih suara 7,05 persen. Partai Demokrat menguntit di belakangnya dengan raihan suara sebanyak 6,67 persen. Dibawahnya, Partai Nasdem meraih suara sebanyak 4,89 persen.

Sedangkan di posisi empat terbawah ditempati oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKPI. Masing-masing meraih suara sebanyak, 4,89 persen, 4,75 persen, 0,39 persen dan 0,18 persen.

Ketua DPC PDIP Purbalingga, Tasdi mengaku tidak terlalu terkejut dengan kemenangan partainya itu. Sebab dari pemilu-pemilu yang sudah lalu, PDIP selalu menjadi pemenang di Purbalingga. “Biasa-biasa saja karena kami sudah biasa menang. Terima kasih kepada masyarakat Purbalingga yang masih setia mendukung PDIP,” katanya.

Ketika ditanya soal berapa kursi yang akan didapat  di DPRD Purbalingga, Tasdi mengatakan tidak bisa mengira-ira. Namun ia yakin minimal kursi yang ada bisa dipertahankan yakni 13 kursi.

Yang justru menarik adalah persaingan di empat besar. Partai Golkar, Partai Gerindra dan PKB bersaing ketat. Ketiga partai itu bisa saling salip hingga perhitungan akhir nanti.

Ketua DPC PKB Purbalingga, Slamet Wakhidin mengatakan, dibanding pemilu 2009, suara yang diperoleh dipastikan meningkat. Sebab pada pemilu tersebut PKB mendapat 34 ribu lebih suara. Sedangkan pemilu kali ini sementara baru mendapat 34 ribu dan perhitungan itu belum final.

“Syukur-syukur bisa naik lagi. Syukur-syukur bisa seperti saat pemilu 1999 yang mendapat 66 ribu suara. Dengan demikian, saya berfikir, kami bisa merebut minimal tujuh kursi di dewan,” katanya.

Ketua DPC Partai Gerindra Purbalingga, Imam Purseto mengatakan mampu bersaingnya Gerindra sebagai partai baru dalam pemilu kali ini merupakan pencapaian yang sejak awal diharapkan oleh pengurus, yaitu target minimal satu kursi di tiap dapil bisa direbut.

“Usaha kerja mesin partai yang tidak sia-sia. Pemilu kali ini menjadi momentum kebangkitan Gerindra yang pada pemilu lalu tidak mendapat satu kursi pun,” katanya.

Menurutnya, masyarakat saat ini sedang membutuhkan perubahan tatanan dan suasana pemerintahan. Gerindra menjadi partai alternatif yang mampu meraih simpati masyarakat.

Ketua Desk Pileg Kabupaten, Satya Giri Podo mengatakan, pihaknya tidak melakukan hitung cepat, namun melakukan rekap suara dari tiap-tiap TPS, dilanjutkan ke PPS dan PPK. Untuk 100 persen suara yang masuk, katanya, diperlukan waktu paling tidak tiga hari paska pencoblosan.

“Data sementara perolehan suara DPD, DPR RI, DPRD Jateng khususnya Dapil 7 dan DPRD Purbalingga dapat diketahui secara realt time. Karena data yang masuk rekap desk pileg merupakan input data sesuai hasil pileg yang masuk dan di kelola PPK,” tambahnya.(BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.