Surat Suara di TPS VII Desa Brobot Tertukar

surat suara tertukarPURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Sebagian surat suara untuk DPRD Kabupaten Purbalingga di TPS VII Desa Brobot Kecamatan Bojongsari yang seyogyanya menggunakan surat suara Dapil IV tertukar dengan surat suara Dapil 5 yaitu untuk wilayah Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karangreja dan Karangjambu, Rabu (9/3).

Tertukarnya kartu suara ini dikarenakan ketelitian Giman (69 tahun) seorang warga Desa Brobot RT.18 RW.05 pada saat akan mencoblos kurang lebih jam 11.00 WIB. Dari penuturannya pada saat mau mencoblos untuk DPRD Kabupaten tertera tulisan untuk Dapil V padahal TPS VII Desa Brobot termasuk Dapil IV, sehingga oleh Giman surat suara pun di tukar ke panitia.

“Melihat kejadian tersebut terjadi kegaduhan panitia dari KPPS, sehingga untuk sementara pemungutan suara dihentikan untuk mengecak surat suara,”kata Giman.

Sedangkan penuturan dari salah seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya ketidaktelitian warga dikarenakan warga tidak melihat tulisan atau nama caleg namun hanya melihat gambar partai dan nomor caleg.  “Caleg saya hanya menyebut partai A dan nomornya, masalah dapil kami tidak tahu,” katanya

Menurut ketua PPS Desa Brobot, Ari Sugiantoro tertukarnya kartu suara ini belum pasti namun ada kemungkinan kartu suara yang tertukar sudah masuk di kotak suara, karena ketidaktelitian panitia dan warga.

“Setelah melakukan rapat masalah tertukarnya kartu suara ini, pencoblosan tetap dilanjutkan dikarenakan panitia belum tahu apakah ada kartu suara yang tertukar. Kalau ada yang tertukar maka akan dilakukan pemungutan ulang,” kata Ari

Ari mengatakan jumlah DPT di TPS VII sebanyak 467 orang, jumlah kartu suara yang tertukar yang belum di gunakan sebanyak 70 buah.

Sedangkan menurut ketua KPU, Sri Wahyuni kalau seandainya ada kartu suara yang tertukar maka akan segera dilakukan pemungutan suara ulang untuk caleg DPRD Kabupaten di TPS VII ini.

“Menurut ketentuan pelaksanaan pemungutan suara ulang akan paling lambat 10 hari dari ini. sekarang jangan mencari siapa yang salah namun kita mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini” kata Yuni

Sampai berita ini diturunkan masih dilakukan penghitungan suara untuk DPR RI. “Kejadian ini juga telah kita laporkan ke KPU Provinsi, KPU Pusat dan Bupati, ”pungkas Yuni. (BNC)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.