Jus Jambu Kaliwungu, Primadona Yang Sarat Manfaat dan Hemat

JUS JAMBU : Kemasan jus jambu Kaliwungu yang menarik dan hegeinis sangat mendukung pemasaran (foto ruhito)
JUS JAMBU : Kemasan jus jambu Kaliwungu yang
menarik dan hegeinis sangat mendukung pemasaran (foto ruhito)

JUS JAMBU produksi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelompok Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT)Prima Tani Desa Kaliwungu, Kecamatan Mandiraja kini menjadi menjadi

primadona dan andalan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Selain beberapa kali terpilih mewakili Jawa Tengah dalam penilaian Gapoktan Tingkat Nasional, jus jambunya juga sudah masuk pasar swalayan di Jakarta.

Ketua Gapoktan, Romsidi Jum’at (28/3) mengatakan, diterima jus jambu Kaliwungu oleh masyarakat karena sangat murah jika dibandingkan produk jus yang beredar di pasaran. Harga sangat ekonimis, yaitu Rp 1000 per cup atau Rp 8000 per botol. ”Dengan manfaat yang begitu banyak dan harga yang sangat murah tentu setiap pembeli tidak akan merasa rugi,”katanya.

Menurutnya, jus jambu sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi.Jambu yang kaya kandungan vitamin C dan beberapa jenis mineral mampu menangkal berbagai jenis penyakit degeneratif dan menjaga kebugaran tubuh. Jambu biji juga mengandung potasium sekitar 14 mg/100 gram buah. Potasium berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Selain itu, juga merupakan sumber serat pangan (dietary fiber). Serat pangan bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker usus besar (kanker kolon), divertikulosis, aterosklerosis, gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit batu ginjal. Sedangkan vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler; mencegah anemia gizi, sariawan, gusi yang bengkak dan berdarah (penyakit skorbut), serta mencegah tanggalnya gigi.

”Vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai infeksi. Dengan demikian, kita tidak mudah menjadi sakit, seperti flu, batuk, demam, ” jelas dia (ruhito).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.