Satpol PP Razia Anak Punk

??????????PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Sedikitnya sepuluh anak punk diciduk aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Purbalingga, Rabu siang (26/3).  Anak-anak berusia belasan tahun itu yang biasa mangkal di sekitar lampu pengatur lalu-lintas itu disinyalir kerap mengganggu ketertiban umum. Mereka diciduk dari beberapa lokasi.

Satpol PP menyisir jalanan di kota Purbalingga. Melihat kedatangan petugas, beberapa anak punk lari kocar-kocir. Bocah-bocah dengan pakaian dekil itu lari berhamburan ke gang-gang sempit sehingga membingungkan petugas Satpol PP yang berusaha mengejar.Tapi berkat petunjuk warga, akhirnya satu orang anak punk berhasil dibekuk.

Anak punk yang tertangkap dibawa ke Markas Satpol PP di kompleks Pendopo Dipokusumo dan diberi pembinaan. Untuk memberikan efek jera anak punk yang tertangkap dipotong rambutnya dan dipaksa mandi.

“Tidak hanya dibina dan digunduli. Kami juga memberikan makan siang kepada bocah-bocah itu,” ujar Kasi Pengendalian dan Operasi (Dalops) Satol PP Purbalingga, Teguh Sungkono.

Razia itu  dilakukan, tambah Teguh, karena Satpol PP banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait menjamurnya anak punk yang ngamen di jalanan. Anak-anak dengan dandanan dan asesori nyentrik itu juga kerap memacetkan lalu lintas karena berdiri seenaknya di tengah jalan. Bahkan di antara mereka kerap memaksa untuk diberikan uang imbalan.

“Dari hasil pendataan mereka ternyata banyak yang berasal dari luar Purbalingga. Diantaranya berasal dari Jogja, Cilacap, Wonosobo dan Lampung,” ujarnya.

Teguh mengungkapkan selanjutnya, mereka akan dikirimkan ke Pondok Pesantren di Karangsari. Setelah itu, akan dikirimkan ke panti rehabilitasi di Cilacap.  (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.