Manfaatkan Kotoran Sapi, Warga Punggelan Nikmati Gas Gratis

BIOGAS : Eko Prayitno menunjukan lokasi pengolahan pembutaan biogas kotoran sapi. (foto Ruhito)
BIOGAS : Eko Prayitno menunjukan lokasi
pengolahan pembutaan biogas kotoran sapi. (foto Ruhito)

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Ide kreatif dilakukan oleh beberapa warga Desa Petuguran, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara dengan memanfaatkan kotoran untuk membuat biogas. Alhasil, di saat sebagian besar warga lain resah akibat rencana kenaikan harga dan kelangkaan elpiji, mereka tetap tenang. Bahkan, sejak mereka menggunakan biogas kotoran sapi untuk memasak mereka mampu menghemat pengeluaran sekitar Rp 100 ribu per bulan.

”Sudah setahun ini kami tidak pernah membeli gas elpiji. Ini setelah keluarga Eko Prayitno yang berprofesi sebagai peternak memanfaatkan kotoran sapi untuk dibuat biogas. Apalagi, lokasi kandang sapi yang tidak jauh dari rumah memudahkan penyaluran biogas dari lokasi penampungan kotoran sapi,” ungkap Parwati, warga DesaPetuguran.

Eko Prayitno mengatakan, ada tujuh kepala keluarga yang memanfaatkan kotoran tujuh ekor sapi yang dipeliharanya. Dari jumlah sapi yang dipelihara ini menghasilkan sekitar 30 kilogram kotoran sapi. Kotoran sapi ini kemudian diolah menjadi biogas yang mampu dimanfaatkan untuk memasak selama tiga hari oleh tujuh KK.

”Proses pembuatan biogas kotoran sapi tidak sulit dan peralatan sederhana. Peralatan cukup berupa mixer untuk pengadukan kotoran sapi dan air, tempat penampungan dan pipa paralon. Jumlah peralatan disesuai dengan bahan baku yang akan diolah, adapun jumlahpipa paralon disesuai dengan jauh dekatnya lokasi pembuatan dengan dapur,” ungkap Eko Prayitn.

Meski bahan baku berupa kotoran sapi namun tidak menimbulkan bau tidak sedap, baik untuk memasak maupun saat proses pembutanan. ”Bau biogas sama dengan elpiji. Makananyang saya olah dengan biogas juga biasa. Aroma harum, gurih dan sedap muncul saat memasak,” ungkapdia. (Ruhito)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.