Gunung Slamet Waspada, Aktifitas Warga Tak Terpengaruh

Warga Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, kecamatan Karangreja, tetap beraktivitas seperti biasa meski status Gung Slamet ‘Waspada’
Warga Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, kecamatan Karangreja, tetap beraktivitas seperti biasa meski status Gung Slamet ‘Waspada’

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Meski status Gunung Slamet berstatus ‘Waspada’, namun aktifitas warga di lereng Gunung Slamet di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, tidak terpengaruh sama sekali. Mereka tetap dengan tenang melakukan aktifitas berkebun dan mengambil sayuran dari kebun.

Sugeng (29) salah seorang warga Desa Kutabawa menuturkan, warga sudah mendengar soal peningkatan status Gunung Slamet dari Normal ke Waspada, namun mereka tetap melakukan aktifitas seperti biasa. “Warga disini sepertinya sudah hafal dengan kondisi Gunung Slamet. Saat status Siaga pada tahun 2009, warga juga tetap tenang dan yakin Gunung Slamet tidak meletus,” kata Sugeng.

Menurut Sugeng, meski berada di kaki Gunung Slamet, namun jarak puncak gunung dengan Desa Kutabawa kurang lebih 6 – 7 kilometer. Selain itu, posisinya juga sedikit terhalang oleh Gunung Malang. Jika terjadi guguran lava, maka akan sedikit terhalang. “Jika ada aliran lava, kemungkinan arahnya ke wilayah Desa Candinata dan cendana di Kecamatan Kutasari. Wilayah itu berbatasan dengan vegetasi hutan Gunung Slamet,” kata Sugeng.

Mulyanto, warga Dukuh Bambangan lainnya menuturkan, warga jika diperintahkan untuk mengungsi sudah siap. Namun, hingga saat ini belum ada perintah ataupun pengarahan untuk evakuasi. “Mudah-mudahan Gunung Slamet akan selamat seperti namanya,” harap Mulyanto.

Sementara itu berdasar pantauan di posko Bambangan, Desa Kutabawa, personil dari Koramil Karangreja, Tim SAR Kabupaten dan SAR Desa sudah disiagakan. Mereka saat ini lebih fokus untuk mengosongkan Gunung Slamet dari aktifitas pendakian. Petugas dari Bidang Pariwisata Dinbudparpora juga berjaga untuk melarang pendaki melakukan aktifitas ke puncak gunung. Pihak dinas telah memasang informasi soal penutupan pendakian hingga status gunung Slamet dinyatakan normal kembali.

Jangan Terpancing Isu Erupsi Gunung

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Priyo Satmoko mengungkapkan, berdasar informasi dari PVMBG Badan geologi Bandung, dengan status Waspada Gunung Slamet maka masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan tidak melakukan aktivitas pada radius 2 km dari Kawah Gunung Slamet. Masyarakat di sekitar Gunung Slamet diharap tenang tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung  Slamet, dan agar senantiasa mengikuti arahan dari yang senantiasa mendapat laporan tentang aktivitas Gunung  Slamet. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.