Ini Potensi Bahaya Gunung Slamet

Gunung Slamet terlihat mengeluarkan asap pada Senin (10/3) sore.
Gunung Slamet terlihat mengeluarkan asap pada Senin (10/3) sore.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Menyusul status Waspada (level 2) Gunung Slamet, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menetapkan potensi terjadinya bencana di kawasan sekitar Gunung Slamet.

Potensi bahaya G. Slamet berdasarkan Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) dibagi menjadi 3 zona, yaitu Kawasan Rawan Bencana III (KRB III), Kawasan Rawan Bencana II (KRB II) dan Kawasan Rawan Bencana I (KRB I).

Kawasan Rawan Bencana III

Kawasan yang selalu berpotensi terancam aliran lava, gas racun, awan panas serta selalu terancam lontaran batu (pijar), dan hujan abu lebat dalam radius 2 km dari puncak.

Kawasan Rawan Bencana II

Kawasan yang berpotensi terlanda aliran lava, gas racun, awan panas serta berpotensi terancam lontaran batu (pijar), dan hujan abu lebat dalam radius 4 km dari puncak.

Kawasan Rawan Bencana I

Kawasan yang berpotensi terlanda aliran lahar hujan, berpotensi terhadap hujan abu lebat serta kemungkinan dapat terkena lontaran batu (pijar) dalam radius 8 km dari puncak.

PVMBG juga merekomendasikan sebagai berikut :

  1. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan tidak melakukan aktivitas pada radius 2 km dari Kawah G. Slamet.
  2. Masyarakat di sekitar G. Slamet diharap tenang tidak terpancing isyu-isyu tentang erupsi G. Slamet, dan agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga yang senantiasa mendapat laporan tentang aktivitas G. Slamet.
  3. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Slamet. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.