Kasus Penemuan Mayat di Kolong Jembatan, Istri Korban Dalangi Pembunuhan

DIBUNUH; Bambang,warga Karangjati Bumiayu, Brebes, ditemukan tak bernyawa dibawah jembatan Cikopeng Desa Kedunggede,Kecamatan Lumbir,Banyumas (foto:nan)
DIBUNUH; Bambang,warga Karangjati Bumiayu, Brebes, ditemukan tak bernyawa dibawah jembatan Cikopeng Desa Kedunggede,Kecamatan Lumbir,Banyumas (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com)  – Pelaku pembunuhan terhadap Bambang Purwo Mei Hartanto (56) warga Desa Karangjati Kecamatan Bumiayu, Brebes, ternyata istri korban sendiri. Darkem (48) seorang PNS guru di Brebes mengaku jengkel dengan perlakukan suaminya. Mayat Bambang ditemukan di kolong jembatan Desa Gunung Gede, Kecamatan Lumbir, Banyumas, Minggu (9/3).

Saat diperiksa polisi, Darkem mengaku kesabarannya sudah hilang. Darkem menikah dengan Bambang sudah 25 tahun. Selain harus mengurus keempat anaknya sendiri, Darkem juga harus menanggung semua biaya keperluan rumah tangga serta pendidikan anak-anaknya sendiri.

“Saya hanya PNS, gaji saya pas-pasan, tetapi sebisa mungkin, saya ingin anak-anak saya bisa kuliah dan menjadi orang sukses,” tutur Darkem saat berada di Polres Banyumas, Senin (10/3).

Darkem menilai suaminya tidak peduli dengan ekonomi keluarga. Darkem mencoba memahami karena penghasilan suaminya yang hanya wiraswasta memang tidak menentu. Namun, saat suaminya mendapatkan warisan yang cukup banyak dan menolak untuk memberikan sebagian uangnya demi biaya kuliah anaknya sendiri, Darkem  tidak bisa lagi membendung kemarahannya.

Tekanan yang dialami Darkem tdak hanya masalah ekonomi dan anak saja, tetapi ia juga kerap mendapat perlakuan kasar dari suaminya. Pukulan, tendangan serta tamparan sudah biasa ia terima, hingga badannya lebam-lebam. Bahkan, pernah suatu ketika suaminya memergoki Darkem bertemu dengan mantan pacarnya di jalan, sampai di rumah suaminya melampiaskan rasa cemburunya dengan menyuruh Darkem meminum air kencing suaminya. Demi membuktikan kesetiannya, Darkem pun melakukan hal tersebut. “Satu gelas saya minum sampai habis,” katanya.

 

3 Comments

  1. Menurut saya tersangka D tidak mungkin bisa membawa mayat dg diboncengkan motor sendirian.Jarak Bumiayu Lumbir cukup jauh.Saya yakin ada orang lain yang membantunya

  2. POLRES BANYUMAS AGAR LEBIH AKURAT DALAM MENGEMBANGKAN PROSES INVESTIGASI DARI SAKSI KUNCI,SEHINGGA SEMUA PELAKU YANG TERLIBAT DAPAT TERUNGKAP..TERMASUK OTAK INTELEKTUAL DIBELAKANG PERISTIWA PEMBUNUHAN SADIS BAMBANG PURWO MEI HARTTANTO.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.