Unsoed Kukuhkan Dua Guru Besar Ilmu Hukum

pengukuhan dua guru besar hukum unsoedPURWOKERTO – Dua orang Dosen Fakultas Hukum dikukuhkan sebagai Guru Besar.  Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum. dikukuhkan sebagai Guru Besar UNSOED ke-53 dan Prof. Dr. H. Muhammad Fauzan,S.H.,M.Hum. dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-54. 

Rapat Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan keduanya dilaksanakan di gedung Soemardjito UNSOED, Selasa (5/2).  Ketua Senat UNSOED mengukuhkan Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pidana Khusus dan Prof. Dr. H. Muhammad Fauzan, S.H.,M.Hum. dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Pemerintahan Daerah.

Acara ini di antaranya dihadiri oleh Mantan Ketua MA Prof. Dr. Bagir Manan, Wakil Gubernur Jateng Drs. Heru Sujatmoko, M.Si, Mantan Bupati Purbalingga Drs. Triyono Budi Sasongko, M.Si, dan para pejabat di Kabupaten Banyumas.

Pengukuhan ini merupakan kebanggaan, kehormatan, dan keberkahan bagi UNSOED yang akan menegaskan semangat dan ikhtiar UNSOED untuk berkontribusi di masyarakat.  Hal ini diungkapkan oleh Rektor UNSOED, Prof. Dr. Ir. Mas Yedi Sumaryadi, M.S. dalam sambutannya.  “kehadiran kedua guru besar ilmu hukum ini di menjadi penting adanya dalam memberikan kontribusi bagi perkembangan bangsa dan peradaban”, lanjutnya.

Pidato Pengukuhan Prof. Agus yang berjudul Pengembangan Ilmu Hukum Pidana Pada Era Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Pidato Prof. Muh. Fauzan yang mengangkat tema Titik Berat otonomi Daerah Pada Daerah Provinsi dalam Sistem Ketatanegaraan Ri di Masa Yang Akan Datang mendapat sambutan dari Rektor.  Prof. Yedi mengungkapkan bahwa Pemikiran Prof. Agus Raharjo tentang pidana khusus dalam era teknologi informasi dan komunikasi ini menjadi sebuah kontribusi yang sangat berharga dalam perlindungan serta optimalisasi pemanfaatan teknologi yang berpihak pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dari aspek hukum pidana.  “Sedangkan pemikiran Prof. Muhammad Fauzan tentang hukum pemerintahan daerah kiranya dapat mengokohkan semangat otonomi daerah adalah untuk berpihak pada sebesar-besarnya kemaslahatan masyarakat alih-alih menjadikan masyarakat sebagai komoditas politik belaka”, jelasnya.

Dengan pengukuhan ini maka Fakultas Hukum UNSOED menambah jumlah Guru Besarnya menjadi empat orang dalam satu tahun terakhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.