Jalan Ahmad Yani dan MT Haryono Dua Arah

Petugas mengatur lalu lintas di Jalan Ahmad yani yang dijadikan dua arah.
Petugas mengatur lalu lintas di Jalan Ahmad yani yang dijadikan dua arah.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Pemkab Purbalingga akhirnya  membuka Jalan Jend. A Yani depan Taman Kota Usman Janatin menjadi dua arah.  Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Purbalingga mulai Senin (3/3) pagi, melakukan ujicoba pembukaan jalur dua arah tersebut.

“Rencananya jalur dua arah akan diberlakukan untuk Jalan Letjend. Suprapto menuju  Jl. A Yani dan Jl MT Haryono. Namun saat ini kami baru melakukan uji coba selama satu bulan,” ungkap Kasi Managemen Lalu Lintas pada Dinhubkominfo, Henggar Sadono P, Senin (3/3).

Menurut Henggar, sesuai disposisi bupati  ada dua alternative, yakni dari Jalan Letjend. Suprapto diperbolehkan berbelok kearah barat menuju jalan MT Haryono, dan alternatif kedua dari Jalan Suprapto diperbolehkan menuju ke Jalan Jend. A Yani.

Selama ini, lanjut Henggar, Jalan Jend. A Yani tepatnya depan taman kota Usman Janatin hanya berlaku satu arah ke utara. Dengan dibukanya Jalan Jend Soedirman (eks. Pertigaan Mirah) menjadi dua arah maka nantinya, pengguna jalan dari arah Jalan Letjend. Suprapto dapat berbelok kearah kanan (barat) menuju Jalan A Yani dan Jalan MT Haryono.

Pemberlakuan Jalan Jend. A Yani menjadi satu arah, jelas Henggar, sudah berlangsung selama lebih kurang 3 tahun. Kondisi ini menyebabkan arus lalulintas dari arah utara ke selatan dan ke barat kota Purbalingga harus memutar Alun Alun melalui Jalan Komisaris Noto Sumarsono.

Dengan demikian pada jam-jam sibuk utamanya jam berangkat sekolah dan kerja, Jalan Kominot sangat padat. Terlebih ada sejumlah perusahaan rambut  dengan ribuan karyawan yang berlokasi di sisi selatan kota.

“Ketika pagi mengantar anak ke SMAN 1 Purbalingga, saya harus memutar sejauh 5 km, padahal bila jalur tersebut dibuka, hanya berjarak 2 km. Syukurlah kalau jalur itu sudah dibuka,” ungkap Toto Rusmanto, seorang warga Wirasana yang selama ini getol mengusulkan Jalan Jend. A Yani dibuka dua arah.

Menurut Dia, dengan dibukanya jalur tersebut menjadi dua arah, akan mengurangi warga yang terpaksa melalui jalur tikus (jalan kampung) bila ingin menuju Jalan MT Haryono. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.