Tanggap Darurat Abu Vulkanik di Kebumen Dihentikan

solo terkena debu vulkanik gunung keludKEBUMEN (BanyumasNews.Com) –  Hari ini Kamis ( 20/2), pemberlakuan Masa Tanggap Darurat  Abu Vulkanik di Kabupaten kebumen dihentikan.  Menurut Keputusan Bupati Kebumen, masa  tanggap Darurat Bencana   berlangsung dari tanggal 14-20 Februari 2014. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi tanggap Kedaruratan  BPBD Kebumen Arif Rahmadi,S.Sos  saat dihubungi per telpon, Kamis ( 20/2)

Ditambahkannya, dengan dihentikannya  status Tanggap darurat  tersebut, upaya pembersihan abu vulkanik dengan penyemprotan  oleh BPBD juga  dihentikan.  Pihaknya mengakui   selama  seminggu pasca erupsi  Kelud, pihaknya  telah berupaya  melakukan penanganan secara maksimal, diantaranya dengan penyemprotan di jalan-jalan protokol, ruang publik, perkantoran dan  sekolah. Dengan menggunakan fasilitas  5 tangki air dan 3 mobil pemadam kebakaran.  Selama  7 hari, dengan asumsi perhari  per tangki mengangkut 8 kali, untuk penyemprotan telah menghabiskan 280 tangki ‘ ungkapnya.

Pihaknya  mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta  upaya  pembersihan. Termasuk kepada para relawan PMI, ORARI,RAPI,Banser NU  yang telah  membantu  upaya pembersihan.  Sementara  kepada masyarakat yang belum tersentuh pembersihan penyemprotan , diharpakan untuk melakukan pembersihan secara swadaya di lingkungan masing-masing. Sementara saat dikonfirmasi terkait kerugian akibat abu  vulaknik hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke BPBD. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.