Wartawan Purbalingga Bantu Anak Korban Bencana Longsor

Para wartawan Purbalingga memberikan bantuan peralatan sekolah kepada 40 siswa korban bencana tanah longsor di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol.
Para wartawan Purbalingga memberikan bantuan peralatan sekolah kepada 40 siswa korban bencana tanah longsor di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Forum Wartawan Purbalingga (FWP) membagikan 40 paket alat sekolah kepada 40 siswa SDN Sirau 1 Desa Sirau kecamatan Karangmoncol Purbalingga, Rabu (12/2). 40 siswa SD itu merupakan korban bencana tanah longsor yang melanda desa itu belum lama ini.

“Paket bantuan terdiri dari tas sekolah dan alat tulis seperti buku, bolpoin dan lainnya,” kata ketua Panitia HPN  Purbalingga, Arief Nugroho, disela-sela penyerahan bantuan itu .

Paket bantuan itu dihumpun dari iuran wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Purbalingga (FWP), beberapa hari sebelumnya.

Kepala sekolah SDN 1 Sirau, Paryoto menuturkan, akibat bencana tanah longsor yang melanda desa itu,  beberapa ruas jalan terputus dan sejumlah rumah beberapa muridnya mengalami kerusakan. “Untungnya itu tidak menelan korban jiwa,” ujarnya.

Selain pemberian bantuan bagi siswa SDN Sirau, HPN di Purbalingga juga diperingati dengan kegiatan donor darah di balai wartawan Purbalingga, Senin (10/2). Tidak hanya wartawan, puluhan anggota TNI, Polri dan PNS Purbalingga serta masyarakat ikut mendonorkan darahnya.

Bencana tanah longsor juga membuat akses jembatan dari gerumbul Jingkang ke SDN 1 Sirau terputus, sehingga ini sangat membahayakan siswanya apabila akan berangkat atau pulang sekolah. “Saya berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaikinya. Sehingga tidak membahayakan anak didik saya” kata Paryoto.

Pada kesempatan terpisah Pemkab Purbalingga yang di wakili oleh Dinsosnakertrans juga memberikan bantuan kepada 22 korban tanah longsor di Desa Jingkang Kecamatan Karangjambu. Bantuan ini diserahkan oleh Kepala Bidang Sosial, Endang Sri Widowati sebanyak 20 paket bantuan ini berupa selimut, panci, teko, jarit, sarung, kaos, daster.

“Bantuan kami berikan 20 paket ke desa Jingkang dan 2 paket di desa Karangjambu, saya berharap bantuan ini dapat sedikit membantu penderitaan korban dan merupakan wujud empati Pemkab kepada masyarakat,” kata Widowati. (BNC/tgr)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.