Bangkitkan UMKM, Bupati Jualan Jamu

Bupati Sukento Rido berjualan jamu di Gelar Produk Minggu Pagi (GPMP). Kegiatan ini untuk membangkitkan UMKM di Purbalingga.
Bupati Sukento Rido berjualan jamu di Gelar Produk Minggu Pagi (GPMP). Kegiatan ini untuk membangkitkan UMKM di Purbalingga.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto bertekad membuat Gelar Produk Minggu Pagi (GPMP) lebih besar lagi dan diikuti lebih banyak pengusaha mikro Purbalingga. Selain untuk menggelorakan semangat kewirausahaan juga mempromosikan produk UMKM Purbalingga.

“Yang sekarang (di Goentoer Darjono-red) baru merupakan embrio. Saya ingin ini digelar lebih besar lagi. Diberi daya tarik, parkirnya ditata dan di promosikan,” kata Bupati Sukento usai bertindak sebagai penjual jamu dalam kegiatan GPMP minggu kedua di komplek Gelora Goentor Darjono, Minggu (9/2).

Bupati Jualan5 Bupati Sukento datang ke lokasi GPMP dengan bersepeda seorang diri dikawal sejumlah petugas Satpol PP. Bersama Kepala Dinperindagkop Agus Winarno dan Kabid UKM Gatot Budi Raharjo langsung meninjau satu persatu para pengusaha kreatif Purbalingga peserta GPMP. Kemudian seperti dijanjikan, Bupati menjadi penjual produk jamu tradisional Sumber Waras dari Kelurahan Purbalingga Kidul.

Usai berjualan, Bupati menyampaikan apresiasi atas kreatifitas yang di tunjukan Dinperindagkop dan para pengusaha mikro di Purbalingga. Dengan kegiatan seperti ini, masyarakat diajak meramaikan Goentoer Darjono dengan melaksanakan senam bersama kemudian berwisata kuliner dan kerajinan lokal.

“Yang perlu ditingkatkan adalah promosinya. Kita punya banyak produk yang mempunyai daya saing, namun belum dikenal. Ini tugas kita semua,” katanya.

Bupati mengaku telah menjalin kerjasama dengan Alfamart. Menurut Bupati, produk-produk UMKM yang digelar di GPMP dapat dijual diemperan toko Alfamart. “Tujuannya untuk lebih menggerakan produk lokal Purbalingga. UMKM tidak dipungut biaya apapun alias gratis,” tandas Sukento.

Pada kegiatan itu, dua produk lokal asal Bobotsari dan Ketuhu, Wirasana bakal masuk menjadi salah satu menu jamuan tamu di Rumah Dinas Bupati. Keduanya adalah produk Egg Rolls dari Ketuhu yang secara kemasan sudah layak dan berpotensi masuk pasar modern. Satunya lagi adalah produk Brownies berbagai varian dari Bobotsari.

“Bapak Bupati menyampaikan kepada staf rumah tangga Bupati untuk memasukan dua produk ini dalam daftar menu jamuan tamu,” kata Kasi Pengembangan dan Pembinaan UMKM Adi Purwanto.

Menurut pembuatnya, Ratna, varian produk brownies yang sudah memiliki pelanggan di daerah Purwokerto dan Purbalingga terdiri dari Brownies Coklat, Original, Tape Ketan, Pisang dan Brownies Tape Singkong.

Dia telah menggeluti usaha kuliner hampir dua tahun berupa produk snack dan nasi bakar. Kemudian awal 2014 ingin mengembangkan usaha dengan membuat produk yang bisa dijual tahan lama. Jadilah Dia membuat Brownies dengan merek dagang Kafia Brownies Bobotsari. (BNC/Tgr)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.