Tidak Tersedia Dana Perbaikan Infrastruktur Akibat Bencana Tanah Longsor

Longsor di Jalur Karangreja - Pemalang
Longsor di Jalur Karangreja – Pemalang

PURBALINGGA- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  untuk pemulihan infrastruktur paska longsor yang melanda sebagian wilayah di Purbalingga, awal bulan ini.
Kepala DPU Purbalingga, Sigit Subroto mengatakan, DPU tidak memiliki dana yang cukup untuk perbaikan jalan dan jembatan yang rusak tersebut. Kalau pun bisa diusahakan, harus mengusulkan melalui APBD Perubahan dulu. Dan ini memakan waktu yang lama.

“Jika melalui BPBD, khusus untuk penanganan akibat bencana bisa lebih cepat karena diusulkan melalui pos dana tak terduga (TT). Dari kami lebih ke sifat teknisnya,” katanya, Kamis (6/2).

Sigit menambahkan, paska bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Karangjambu, Karangreja dan Karangmoncol tersebut, DPU telah bertindak cepat dalam penanganan sementara. DPU telah menyiapkan trailer untuk membawa alat berat ke lokasi bencana.

“Kemarin sudah kami kirimkan louder ke arah Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol. Setelah di Karangmoncol selesai, bisa digeser ke Danasari, Kecamatan Karangjambu yang saat ini jalurnya hampir putus,” katanya.

Seperti diberitakan, sejumlah jalan dan jembatan rusak akibat bencana alam tanah longsor, Selasa (2/2) malam. Di Kecamatan Karangmoncol, lima jembatan rusak. Ruas jalan kabupaten Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu-Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol amblas hingga tujuh meter. Kerusakan akibat bencana juga terjadi pada talud penahan jalan sepanjang 15 Meter dengan ketinggian 4,5 Meter.

Camat Karangjambu, Momot Prabowo mengatakan, lokasi jalan penghubung Desa Danasari dan Desa Sirau yang mengalami amblas masuk wilayah Pemalang, yakni di Desa Majalungu, Kecamatan Watukumpul. Namun, jalan tersebut dibangun oleh Pemda Purbalingga sebagai jalan penghubung antardesa di Purbalingga.

“Lokasai amblas masuk wilayah Pemalang, tapi bangunan jalan milik kabupaten Purbalingga. Kami segera memberitahu kejadian ini ke pemkab untuk seger ditangani,” katanya. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.