Mesjid Jami Roboh Karena Lemahnya Struktur Bangunan

mesjid ambruk akibat gempaBANYUMAS (BanyumasNews.com) – Tim Geologi UGM melakukan mitigasi kondisi masjid Jami’ At Taqwa di Desa Kranggan, Pekuncen, Banyumas. Tempat ibadah milik warga ini ditenggarai roboh akibat goncangan gempa kebumen. Namun begitu, bangunan masjid tersebut menjadi satu-satunya bangunan yang rusak parah akibat gempa akhir januari lalu tersebut. Sementara bangunan rumah penduduk yang ada di sekitar masjid tetap berdiri kokoh.

Menurut peneliti Geologi UGM Dr. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng, robohnya masjid tersebut tidak dipicu perubahan geologi atau zona gerakan tanah yang ada di daerah tersebut melainkan karena tidak kokohnya struktur bangunan masjid menahan goncangan gempa.

“Masjid ini baru saja 100 persen selesai dibangun, tapi langsung roboh kena gempa,” kata Mukdir, penduduk setempat.

Setelah terkena kondisi bangunan masjid tidak layak lagi,  warga pun bersepakat meratakan sisa bangunan. Untuk sementara sekolah taman kanak-kanak yang persis berada di samping masjid digunakan sebagai tempat untuk kegiatan ibadah. “Sesama warga di sini sudah sepakat tidak ingin saling menyalahkan, kita berencana akan membangun masjid kembali,” ujarnya.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.