Produk Lokal Purbalingga Tembus”Lotte Mart”

SALAH satu pengusaha makanan di Purbalingga menunjukkan produk kebanggannya yang kini mampu menembus Lotte Mart se Jabodetabek. (BNC/tgr)
SALAH satu pengusaha makanan di Purbalingga menunjukkan produk kebanggannya yang kini mampu menembus Lotte Mart se Jabodetabek. (BNC/tgr)

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Di saat mulai disosialisasikannya Tahun 2014 sebagai tahun produk asli Purbalingga, ada yang cukup menarik dari produk lokal asli Purbalingga. Beberapa produk asli seperti abon sapi, abon lele, emping jagung, gula semut, mino luntup dan manco berhasil menembus jaringan pasar modern Lotte Mart se Jabodetabek.              

“Perjuangan menembus pasar modern memang cukup berliku dan panjang, mulai dari pengiriman sampel, cek lokasi pabrik oleh pihak Lotte Mart, seleksi atau sortir produk dan yang terakhir adalah masalah kemasan,”kata Piyo, seorang distributor makanan asal Purbalingga kepada Harmas, Kamis (9/1).

Piyo mengakui, perjuangan menembus pasar modern memang berat. “Namun berbekal produk yang bermutu baik dan kompetitif sudah sangat meringankan perjuangan,”  ujarnya.

Menurut Piyo, pihak toko modern selalu memasang standar produk yang ketat dan kompetitif. Produk diuji coba dulu baik rasa maupun tingkat keterserapannya oleh konsumen. “Pihak toko modern biasanya senang terhadap produk yang lakunya cepat,” tambahnya.

Keberhasilan menembus pasar modern ini ternyata terus berlanjut. Hal ini dapat diketahui dengan adanya pemesanan ulang produk-produk tersebut. Banyak produk lokal Purbalingga yang potensial saat ini sedang dalam taraf penjajagan untuk masuk jaringan toko-toko modern. Pemanfaatan jaringan toko modern ini memang sangat menguntungkan produsen karena tidak perlu repot-repot mengirim barang ke banyak toko, cukup setor ke gudang maka barang akan terdistribusikan ke seluruh toko-toko yang masuk dalam jaringannya.

Dihubungi terpisah, Humas Komunitas Kuliner Kreatif Purbalingga Adi Purwanto  mengatakan,  untuk rasa makanan produk Purbalingga memang dapat diandalkan. Namun soal kemasan masih perlu dibenahi.

“Untuk diketahui, dari enam produk lokal Purbalingga yang tembus ke Lotte Mart se Jabodetabek , walaupun menggunakan brandnya sendiri, pengemasan masih dilakukan di Jakarta,”kata Adi Purwanto yang juga Kasi Pembinaan dan Pengembangan UMKM Dinperindagkop Purbalingga.

Sejauh ini,  lanjut Adi Purwanto, produk-produk yang dikirim dari Purbalingga hanya menggunakan kemasan sementara yang sudah ditakar beratnya dan begitu sampai di Jakarta baru dikemas ulang.

Berkaitan dengan problema kemasan tersebut, pada tahun ini juga Seksi Pembinaan dan Pengembangan UMKM akan lebih fokus kepada kemasan produk-produk para pelaku usaha di Purbalingga. Sementara itu, pihak Lotte Mart juga menawarkan space tersendiri di outletnya untuk mempromosikan produk-produk andalan Purbalingga lainnya, seperti untuk promosi pariwisata, batik, dan kerajinan . (BNC/tgr)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.