Keluhkan pungli, awak minubus geruduk Mapolresta Tegal

TEGAL – Puluhan awak angkutan minibus jurusan Tegal-Bumiayu, Minggu (13/9), siang sekitar pukul 13.00 melakukan aksi demo ke Mapolresta Tegal. Mereka mengeluhkan maraknya pungutan liar (pungli) di kawasan terminal Kota Tegal. Dalam berunjukrasa sebanyak 28 minibus Elf diparkir di halaman gedung DPRD Kota Tegal yang bersebelahan dengan Mapolresta Tegal.

Slamet, salah seorang awak angkutan Elf jurusan Tegal-Bumiayu mengatakan, kedatangan puluhan awak Elf ke Mapolresta tersebut guna meminta pihak kepolisian agar melakukan penertiban. Pasalnya menjelang Lebaran pungli di terminal Kota Tegal sulit dibendung. Bahkan terindikasi semakin marak sehingga memengaruhi pendapatan
para awak Elf.

“Pungli di terminal Kota Tegal sudah keterlaluan. Setiap kali masuk terminal sudah ditarik Rp 1000. Belum lagi retribusi resmi, dan uang calo yang besarnya bervariasi,” ungkap Slamet.

Kepala Dishubkominfo Kota Tegal, Sumitro SIP, mengatakan, aksi yang dilakukan oleh awak Elf tersebut diharapkan tidak mengganggu angkutan trayek Tegal-Bumiayu agar pemudik lokal bisa terangkut sampai tempat tujuan.
”Kami sudah tekankan kepada UPTD terminal Kota Tegal agar melakukan penjagaan ketat terhadap praktik calo maupun copet yang kemungkinan memanfaatkan moment Lebaran di terminal,” kata Sumitro. (banyumasnews.com/tgr)
==============================

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.