Menggarap Proyek Jangan ‘Kemrungsung’

Para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Purbalingga, diminta mengupayakan ketepatan waktu dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang menjadi tanggungjawabnya. Jangan mengulur-ulur waktu sampai mendekati akhir tahun, yang akhirnya mengerjakannya terburu-buru atau ‘kemrungsung’.

Harapan itu disampaikan Sekda Purbalingga Drs Subeno MM, saat memimpin rapat koordinasi pengendalian operasional kegiatan (Rakor POK) khusus ke-PU-an Kabupaten Purbalingga tahun anggaran 2009, di ruang Ardi Lawet, Kamis (6/8). Rakor POK yang difokuskan pada kegiatan bersifat fisik ke-PU-an itu diawali laporan Kabag Pembangunan Setda Purbalilngga, Drs Suroto MSi.

“Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, jangan kalau waktunya sudah mepet. Nanti ada lebaran, ada hari jadi Kabupaten Purbalingga, dan sebagainya. Akan menjadi lain lagi permasalahannya. Artinya banyak kegiatan lain. Kalau sudah mepet-mepet akhir tahun, akhirnya ‘kemrungsung’, kesusu,” katanya menghimbau.

Kalau dalam melaksanakannya ‘kemrungsung’, menurut Subeno, bisa berpengaruh pada mutu pekerjaan, bisa berpengaruh pada volume, bisa berpengaruh pada adminitrasi yang belum lengkap, dan sebagainya. Yang ujung-ujungnya nanti bisa berpengaruh pada manfaat, dan kepercayaan. Karena itu harus diupayakan melaksanakan pekerjaan bisa selesai tepat waktu, dan sebagainya.

“Ora wurung, kalau ada permasalahan, yang dinilai tidak becus ya kita jajaran pelaksana. Ya termasuk tentunya saya, sebagai pengendali pembangunan di Kabupaten Purbalingga. Tapi saya berterima kasih atas semua informasi yang telah disampaikan pimpinan SKPD. Secara umum menggembirakan, dan harapannya jangan sampai terlambat,” katanya berharap.

Kabag Pembangunan Setda Purbalingga Suroto, mengatakan APBD Kabupaten Purbalingga 2009 untuk kegiatan ke-PU-an sebanyak 270 kegiatan senilai Rp 103,1 miliar. Sedangkan kegiatan ke-PU-an yang mendahului APBD Perubahan 2009 sebanyak 22 kegiatan senilai Rp 10,9 miliar. Sehingga total kegiatan ke-PU-an sebanyak 292, dengan anggaran Rp 114 miliar lebih.

“Khusus Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Purbalingga, APBD murni untuk 114 kegiatan, senilai Rp 76,3 miliar. Ditambah yang menggunakan anggaran mendahului APBD Perubahan 2009 sebesar Rp 87 miliar, untuk 135 kegiatan,” kata Suroto.

Menurut dia, berdasarkan laporan yang masuk ke bagian Pembangunan, sampai akhir Juni 2009 rata-rata realisasi fisik baru mencapai 22,49 persen, dari target yang ditetapkan 30,80 persen. Sedangkan realisasi keuangannya sudah mencapai 28,05 persen, dari target sebesar 28,05 persen.

“Yang non fisik, relatif tidak ada kendala. Seperti ATK, gaji pegawai, dan sebagainya. Justru yang fisik-fisik ini, yang harus kita kendalikan, supaya on time. Yang kita harapkan, ketika mau lebaran, fasilitas umum di perkotaan sudah menampakkan capaian yang signifikan. Sehingga masyarakat perantau yang pulang kampung, melihat Purbalingga sudah ada bedanya lagi,” katanya. (banyumasnews.com/pyt)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.