Pulang jadi TKW, nekad bunuh diri terjun ke sumur

Entah setan apa yang hinggap di pikiran Saminah (37), warga Desa Pakikiran, Kecamatan Susukan, Banjarnegara . Baru saja menginjakan kakinya di kampung halaman selepas jadi TKI di Singapura nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke dalam sumur, Rabu (29/7). Korban nekad bunuh diri karena harta bendanya raib di bawa seorang penjahat yang menghipnotsnya..
Salah seorang tetangga korban, Sapto mengungkapkan, Saminah telah bekerja di singapura sekitar empat tahun. Saat menjelang kejadian, sekitar pukul 12.00, ada warga yang melihat korban menuju sumur namun karena dikira hendak menimba air, korban dibiarkan saja. Namun tanpa diduga, ternyata korban langsung menerjunkan tubuhnya masuk ke dalam sumur.
Mengetahui korban terjun ke sumur, Sapto pun berteriak untuk meminta pertolongan. Sejurus kemudian warga berdatangan. Salah seorang warga nekad berusaha menolong korban dengan masuk ke dalam sumur menggunakan tangga. Namun, korban keburu tidak tertolong jiwanya. Sekdes Pakikiran Sugito,mengatakan, korban tiba di desanya pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 setelah dijemputpihak keluarga dan perangkat desa Pekikiran. Korban dijemput di Polsek Patikraja setelah pihak keluarga dihubungi petugas Polsek setempat.
Menurut tetangga korban,ketika dijemput korban dalam keadaan shok dan belum bisa diajak komunikasi. Saat itu korban hanya membawa tas kresek isi pakaian dan dompet kosong. Ddiuga dalam perjalanan korban terkena hipnotis sehingga uang hasil jerih payahnya ludes dibawa kabur (banyumasnews.com/bna)

1 Comment

  1. jahat banget si penjahat! sama dengan teroris karena telah membuat orang mengakhiri hidup. Mudah-2an Allah mengampuni dosa TKW itu. Hai penjahat, sadarlah dan segera pak Pulisi kejar itu penjahat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.