Seluruh jenazah korban pabrik gula diambil keluarga

Seluruh jenazah pekerja pabrik gula PT Dharmapala Usaha Sukses Rabu (29/10) sore diambil pihak keluarga.Mereka sebagian besar merupakan pekerja lepas yang saat itu mendapat tugas membersihkan kristaliser. Jenazah dibawa dengan menggunakan mobil ambulan dari RSUD Cilacap.

Agus, salah seorang kerabat korban menyatakan akan menyerahkan seluruhnya masalah tersebut ke pihak kepolisian. Keluarga juga meminta pihak PT D

Di Pabrik Gula Cilacap ini, 4 Pekerja Meregang Nyawa
Di Pabrik Gula Cilacap ini, 4 Pekerja Meregang Nyawa

harmapala Usaha Sukses untuk memberikan santunan. ” Soal proses hukumnya kami serahkan ke polisi. Kami hanya berharap semoga ini tidak terjadi para pekerja lain,” ujarnya.

Seperti diketahui,empat karyawan pabrik gula PT Dharmapala Usaha Sukses yang berada di komplek Tanjung Intan Cilacap Jawa Tengah yang bertugas melakukan pembersihan kritaliser atau alat pengolahan gula rasinasi,tewas tergilas di dalam mesin. Kelima karyawan sedang membersihkan kritaliser. Kelima karyawan masing masing Feri (32), Jumono (28),Sutrisno (23), Rasito (25) dan Adi Purnomo (23) seperti biasa melakukan tugasnya membersihkan alat pengolahan gula.

Dengan menggunakan alat seperti biasa, ke empat karyawan masuk kedalam ruang kritaliser. Diduga mereka melakukan pembersihan cukup lama karena terdapat kotoran yang cukup padat menempel di dinding kritaliser. Tanpa diduga alat tersebut bergerak dan berputar, bahan gula mentah langsung menimpa mereka. Sementara mesin terus berputar sehingga para karyawan ini tak sempat keluar. Hanya Adi Purnomo yang berhasil selamat dan kini masih dirawat di RSUD Cilacap (banyumasnews.com/n-1).

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.