Jelang Akhiri Jabatan, Bupati Triyono Bacakan Puisi

Purbalingga – Menjelang berakhirnya masa jabatan bupati untuk periode kedua 2005 – 2010, Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si membacakan sebuah puisi karya Si Pena Hijau. Pena Hijau adalah istilah Triyono karena setiap kali membuat disposisi kepada anak buahnya menggunakan tinta berwarna hijau.

Puisi itu dibacakan oleh Triyono sesaat sebelum meresmikan Rumah Prestasi di Kompleks Sanggaluri Park, Senin (19/7).

“Ijinkanlah di saat –saat terakhir memimpin purbalingga, saya mencoba membuat puisi yang berisi buah pikir saya, pesan dan kesan saya, rasa syukur dan rasa haru saya terhadap masyarakat purbalingga,” ungkap Triyono sebelum membacakan puisinya.

DARI TIADA MENUJU ADA

DISINI KU TERLAHIR

DISINI KU BERPIJAK

DISINI KU MERANA

KALA KELAM SELIMUTI PERWIRA

KOSONG, HAMPA, NOL…

OOOO…….HAPUS AIR MATA….

ORANG BILANG INI CAWAN

TIADA MENAWAN

BATINKU, “SIAPA BILANG?”

INI BUKAN SUDRA

YANG TAK PANTAS BERSUKA

KAU MINTA  IKAN, KUBERI KAU KAIL

TAK MUNGKIN BALIK DARI TITIK

BILA MANJA MASIH MENGGELITIK

AYO  BANGKIT!!

KAWAN….

LIHATLAH SEKARANG!

DUKAMU KIAN MEMUDAR

DULU HAMPA KINI TERISI

KAU BILANG, “APALAGI?”

MASIH BANYAK, KAWAN…

TERLALU BANYAK….

GILIRANMU SEKARANG

DARI TIADA, KUYAKIN KAU ADA.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.