Antisipasi jaringan teroris,Polres Kebumen gelar razia

Jajaran Satreskrim Polres Kebumen lebih meningkatkan pengawasan dan patroli untuk mengosek jaringan teroris, yang kemungkinan bersembunyi di wilayahnya menyusul bom di Jakarta. Polisi juga meminta warga agar lebih waspada dan segera melapor, jika ada orang yang mencurigakan di lingkungannya.

Menyusul patroli itu, jajaran Satreskim berhasil mengamankan seorang pemuda yang diduga jaringan teroris. Iwan (30) warga RT 04/RW 02 Kampung Kandang Tegal, Kecamatan Kemang, Bogor itu ditangkap karena kedapatan membawa senjata api. Tersangka langsung digelandang ke Mapolres Kebumen beserta barang buktinya sebuah pistol dan tas warna hitam.

Penangkapan ini menyusul keresahan dan laporan warga, yang melihat Iwan yang mengaku sebagai Intel Mabes Polri yang sedang bertugas di Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Ahmad Haydar melalui Kasatreskrim AKP Priyo Handoko menjelaskan, penangkapan teroris gadungan itu bermula dari laporan para pedagang asongan di Stasiun Kebumen pada Jumat (17/7), sore. Para pedagang asongan itu melihat tersangka membawa pistol yang diselipkan di balik bajunya.

Teroris gadungan
Namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pistol yang dibawa Iwan, adalah pistol mainan. Sepintas pistol mainan tersebut jenis HK USP Compact 9 mm x 19 nomor 27- 003471 warna hitam tersebut terlihat seperti pistol asli. Apalagi bahan pembuatnya bukan dari plastik tapi dari logam sehingga cukup berat digenggaman. “Benar kita telah menangkapnya. Namun bukan jaringan teroris. Setelah kita periksa ternyata pistol mainan,” kata AKP Priyo Handoko kepada Wawasan, Senin (20/7).

Proses penangkapan sendiri sempat mendapat kendalaa. Sebab, setlah mendapat laporan warga, petugas langsung menuju ke Stasiun Kebumen. Namun tersangka keburu pergi menuju Hotel Luk Ulo. Petugas pun mengejarnya ke Hotel Luk Ulo yang lokasinya di sebelah selatan Pasar Hewan Kebumen. Pada malam itu, di sekitar Hotel Luk Ulo langsung dilakukan pengawasan ketat. Para tamu hotel dan warga setempat sempat resah dengan adanya kabar salah satu tamu hotel anggota jaringan teroris.

Saat ditangkap, dia sempat melarikan diri. Petugas kemudian melakukan pengejaran. Pengejaran di-pimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Ahmad Haydar. Berkat kesigapan petugas, pelaku berhasil kembali ditangkap saat menaiki mobil tangki aspal di daerah Gombong yang berjarak 25 km dari tempat penggerebekan awal (hotel Lukulo-red). “Tersangka berikut barang bukti pistol mainan itu masih kita amankan di Mapoles Kebumen. Kita juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kalau-kalau ada jaringan teroris,” jelas Kasatreskrim AKP Priyo Handoko.(wawasandigital.com Kt6-skh)


Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.