Muncul Kluster Baru Covid-19 di Banyumas, Diduga dari Kegiatan Ramadhan

Bupati Banyumas Ir Achmad Husen

PURWOKERTO, banyumasnews.com — Perkembangan kasus Covid 19 di Banyumas diinformasikan oleh Bupati Achmad Husein adanya kluster baru yang penyebarannya barasal dari pelaksanaan ibadah Ramadhan.

Hal itu terjadi di Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas, dimana kluster baru diduga tersebar saat mereka melaksanakan ibadah Shalat Taraweh. Karenanya Bupati menghimbau pelaksaan ibadah Ramadhan baik wajib maupun sunah tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kepada wartawan Kamis (29/4/2021) siang, Husein mengatakan, awalnya muncul kluster Covid-19 di Desa Pekaja yang diduga berasal dari salah satu jama’ah sedang sakit.

“Tetapi  jama’ah tersebut tetapi berangkat mengikuti Shalat Taraweh ketika awal-awal bulan puasa”, terang Bupati.

Atas kejadian tersebut, hingga saat ini diketahui ada 44 orang di Pekaja yang dinyatakan positif Covid-19.

Satu orang saat ini menjalani perawatan di RSUD Banyumas, 43 orang menjalani isolasi mandiri. Selain itu ada 54 orang yang kontak erat dan sudah dilakukan tes PCR namun masih menunggu hasil.

Bupati menambahkan, dalam dua hari ini akan ada pertemuan dengan tokoh agama dan Forkompinda untuk membahas hal tersebut.

Selain Pekaja, tambah Husein, terdapat pula kluster yang mirip yakni di Desa Tanggeran Kecamatan Somagede. “Terdapat tujuh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil tes PCR 22 April 2021”, katanya.

Di Somagede, ketujuh orang menjalani karantina di RK Diklat, satu orang menunjukan gejala ringan, enam orang tanpa gejala.

Bupati menghimbau warga muslim mematuhi protokol kesehatan saat melakukan ibadah berjamaah di masjid atau musholla. (Ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.