Jalan Tikus Masuk Banyumas pun Diperketat

Aparat gabungan melakukan pemeriksaan di perbatasan pintu masuk Banyumas

PURWOKERTO, banyumasnews.com — Jalur mudik ke Banyumas tidak hanya jalan utama yang diperketat pengawasannya, jalur tikus pun diawasi oleh Tim Gabungan. Petugas akan memperketat pengawasan pada jalur tikus yang menjadi pintu masuk alternatif ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Nah lho…

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Nur Hadi. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi adanya pemudik yang menghindari penjagaan di jalur utama, dimana jalan alternatif ini biasa digunakan untuk memecah arus lalu lintas saat terjadi kemacetan panjang.

“Jalur ini kemungkinan akan digunakan oleh pemudik untuk menghindari posko pemantauan,” kata Agus, Rabu (28/5/2021).

Akses menuju Banyumas memang bisa dari baebagai arah. Yang dimaksud jalur tikus di antaranya di perbatasan Brebes-Banyumas. Di wilayah tersebut terdapat tiga jalur alternatif yang sering digunakan pemudik dari arah utara (Brebes/Tegal).

Sementara itu dari arah barat, yaitu perbatasan Banyumas-Cilacap-Banjarpatroman, terdapat satu jalur alternatif yang biasa digunakan pemudik. Di jalur tersebutĀ  pengawasan melibatkan satgas/jajaran pemerintah kecamatan hingga desa.

Lebih lanjut dikatakan, pemkab telah mendirikan tiga posko pemantaun di wilayah Ajibarang, Wangon dan Tambak. Posko di Ajibarang dan Wangon menjadi prioritas utama, karena itu merupakan pintu masuk utama dari arah Jakarta maupun Bandung.

“Dua titik ini untuk menghadang pemudik dari arah Jakarta dan kota besar lain di sekitarnya,” kata Agus.

Ditambahkan, posko Tambak untuk menyekat pemudik dari arah Yogyakarta.

Syarat Pendatang Masuk Banyumas

Pemkab Banyumas menerapkanĀ  syarat ketat untuk pendatang dari luar kota yang masuk wilayah Banyumas. Syarat itu ialah wajib menunjukkan surat bebas Covid-19. Jika tidak memiliki atau telah kadaluarsa, maka wajib menjalani tes cepat antigen di posko. Jika menolak maka dipaksa putar balik. (Ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.