Kota Lama Banyumas ‘Tenggelam’ karena SDS Ingkar Janji | Kilas Balik

Suasana alun-alun Banyumas tempo dulu (banjoemas.com)

Banyumas kota lama, kota yang ‘tenggelam’ dan ‘mati’ karena ibukota pemerintahan Banyumas pindah ke kota Purwokerto pada tahun 1937. Dan gara-garanya karena Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS) ingkar janji, tidak jadi membuat jalur rel kereta api dari Sokaraja/Kalibagor ke Banyumas, sebagai konsesi diberikannya ijin membangun jalur Banjarsari – Purbalingga pada tahun 1900. Tentu ada faktor lainnya.

Banyak bangunan kuno berusia ratusan tahun di Banyumas lama. Salah satunya masjid Nur Sulaiman, pendopo, gedung utama Puskesmas, Kelenteng Boen Tek Bio, dan rumah kuno peninggalan marga Tji yang tidak beda jauh dengan usia kelenteng yang dibangun pada tahun 1826.

Berdasarkan data Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, di Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, banyak peninggalan bersejarah. Beberapa di antaranya telah menjadi benda cagar budaya, antara lain Masjid Agung Nur Sulaiman dan gedung utama Puskesmas Banyumas.

Selain itu, Pendopo Duplikat Sipanji yang digunakan sebagai Kantor Kecamatan Banyumas juga sedang diusulkan sebagai benda cagar budaya.

Simak video penelusuran seorang youtuber dengan nama channel BangFu Story ini : Mengapa Ibukota Kabupaten Pindah dari Banyumas ke Purwokerto 

(Ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.