Penerapan Tilang Elektronik di Purwokerto, Hari Pertama Ada 78 Pelanggaran

CCTV Polres Banyumas

Penerapan Tilang Elektronik di Purwokerto, Hari Pertama Ada 78 Pelanggaran

PURWOKERTO, banyumasnews.com —  Penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di hari pertama tercatat ada 78 pelanggaran lalu lintas yang tertangkap kamera.

ETLE mulai diterapkan di Purwokerto pada Selasa 23 Maret 2021.

“Hari ini (Selasa – red) kurang lebih kami melakukan penindakan terhadap 78 pengendara roda dua dan roda empat,” ujar Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Ryke Rhimadila di Purwokerto, Selasa (23/3/2021).

Ditambahkan, sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh pengendara sepeda motor, kebanyakan  tidak mengenakan helm.

“Kalau pelanggaran pengemudi roda empat antara lain tidak menggunakan sabuk pengaman dan menggunakan ponsel,” jelas Ryke.

Pada tahap awal ini kamera ETLE yang digunakan yaitu di simpang Pasar Wage Purwokerto. Sebetulnya ada empat titik, yaitu di simpamg Pasar Wage, Omnia, GOR, dan Sawangan, namun baru satu titik yang diterapkan.

“Untuk uji coba ini baru di simpang Pasar Wage,” kata Ryke.

Titik lain yang tidak tercover kamera ETLE, penindakan menggunakan kamera portable yang terpasang pada helm anggota Satlantas yang berpatroli. Ada sekitar 10 kamera portable yang digunakan.

“Untuk tahap awal ini penindakan hanya di wilayah perkotaan, ke depan akan sampai ke pedesaan,” kata Ryke.

Mekanisme penindakan, pelanggar diPkirimi Surat Tilang Sesuai Alamat STNK. Pengendara yang kedapatan melanggat lalu lintas akam dikirimi surat yang berisi jenis pelanggaran dan denda yang diberikan.

“Kami melakukan identifikasi melalui nomor polisi dan mengirim surat konfirmasi. Pemilik motor akan konfirmasi, kalau kendaraan telah berpindah tangan, maka kami akan melakukan penelusuran,” tambahnya.

Mari kita tertib berlalulintas. (ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.