Perbatasan Banyumas Akan Dijaga Ketat Mulai 20 Januari 2021, Warga Keluar Masuk Wajib Tes Antigen

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein
PURWOKERTO, banyumasnews.com — Anda yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas harus siap dengan hasil test antigen. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Banyumas mulai besok, Rabu (20/1/2021), mewajibkan warga yang masuk dan keluar menyertakan hasil tes rapid antigen.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan hal tersebut saat rapat evaluasi bersama Forkompinda di Pendapa Sipanji, Purwokerto, Selasa (19/1/2021). Menurutnya wilayah perbatasan Kabupaten Banyumas di beberapa titik akan dijaga ketat Satgas Covid-19.
“Bagi masyarakat yang tidak membawa surat keterangan hasil rapid tes antigen, tidak diperkenankan masuk wilayah Banyumas. Pembatasan ini, mulai efektif besok,” kata Achmad Husein.
Penjagaan perbatasan wilayah akan melibatkan personel TNI, Polisi, Satpol PP, dan Satgas tingkat kecamatan dan desa. Mereka akan ditempatkan di lima titik yang menjadi akses masuk Banyumas.
Penyekatan ini akan dilakukan sampai masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKMM) rampung serta dilaksanakan dalam waktu yang acak (random). “Yang tidak bawa hasil rapid tes antigen tidak bisa masuk. Harus jalani rapid tes dulu. Jika positif langsung dirawat,” tegasnya.
Untuk keperluan rapid tes antigen Pemkab akan menggandeng RS Swasta, sehingga yang tidak bawa surat harus dirapid dulu dan bayar dengan tanggungan sendiri.
Penyekatan ini akan diberlakukan bagi seluruh masyakat yang akan keluar-masuk Banyumas. Selama masuk perbatasan akan tetap dikenakan syarat wajib rapid tes antigen. (Ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.