Sang Maestro Weblog Om Kicau Duto Sri Cahyono Berpulang

Duto Sri Cahyono (FB)

SOLO, banyumasnews.com — Pendiri sekaligus owner omkicau.com Duto Sri Cahyono meninggal dunia pada Senin pagi (21/12/2020) di Solo Jawa Tengah. Berita meninggalnya om kicau atau mas Duto, panggilan akrabnya, ditulis di wall Facebook-nya oleh anggota keluarga. Dunia kicau mania berdukacita.

Ya, para penghobby burung kicauan atau kicau mania pasti sering atau minimal pernah berselancar di dunia maya dan menemukan website atau portal omkicau.com, yang dirintis almarhum sejak akhir dekade 2000an. Almarhum membangun sebuah weblog yang khusus membahas tips pemeliharaan burung, pengobatan burung sakit, tips agar burung gacor, dan segala macam berita tentang perburungan termasuk lomba-lomba burung berkicau.

Ya weblog omkicau.com menjadi referensi utama komunitas penghoby burung. Suara burung untuk pelatihan dalam bentuk MP3 pun bisa didownload dari situs tersebut. Belakangan Mas Duto juga mengembangkan vitamin untuk burung dengan brand birdvit, dengan agen penjualan tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Duto Sri Cahyono lulusan Ilmu Komunikasi UGM angkatan 1983. Semasa mahasiswa pernah menjadi penyiar acara Universitaria di RRI Jogja. Pembawaannya yang selalu ceria, murah senyum dan humoris menjadikannya cocok sebagai penyiar untuk acara dengan segmen pendengar mahasiswa itu. Di organisasi kemahasiswaan ia aktif sebagai aktifis HMI Komisariat Fisipol UGM.

Sebelum menyelesaikan kuliahnya, ia sudah sering menulis artikel untuk harian Kedaulatan Rakyat, yang kemudian menjadi tempat kerjanya sebagai reporter harian tua di kota gudeg itu.

Tak lama di KR, kemudian meneruskan karir di harian Suara Merdeka Semarang. Kemudian ketika reformasi bergulir dan banyak penerbitan koran baru di daerah, ia hijrah ke Solo Pos, harian yang menjadi bagian dari grup Bisnis Indonesia. Karirnya di Solo Pos tergolong bagus, sampai ke level pimpinan redaksi (Pimred).

Namun menjelang akhir dekade 2000-an, ia memutuskan pensiun dini dari Solo Pos. Mulai masifnya portal berita dan jangkauan internet yang makin meluas dan murah, dibacanya sebagai tanda-tanda akan menurunnya bisnis koran. Ia pun mencoba peruntungan di dunia online, dengan mendirikan agroburung.com, omkicau.com yang fokus pada dunia hoby burung kicauan. Selain itu ia juga merintis portal berita di daerah, sehingga muncullah Jogjanews.com, Soloraya.com, yang pada saat itu diikuti oleh jurnalis lain dengan mendirikan portal berita dengan ciri khas lokal.

Di Purwokerto muncul banyumasnews.com, di Tegal muncul panturanews.com, dan lain-lain di berbagai daerah.

Kisah tersuksesnya adalah omkicau.com yang menjadi portal teratas untuk hoby kicau mania.

Ia juga pernah merintis mancing mania, namun kemudian portal itu dialihkan ke pihak lain.

Kecintaannya pada hoby memelihara burung, juga penangkaran burung, serta mancing di laut lepas menjadikannya dengan lanyah menulis berbagai hal tentang burung dan mancing. Ia pernah masuk tayangan mancing mania di Trans TV.

Pria kelahiran Sukorejo, Temanggung, Jawa Tengah itu kini sudah tidak bisa lagi ‘berkicau’ melalui tulisan-tulisannya yang renyah, gurih, dan informatif di weblog-nya. Yang pasti banyak kicau mania yang kehilangan.

Selamat jalan Mas Duto Om Kicau. Selamat pulang ke haribaan-Nya. Dan tenanglah di sana. Aamiin. (Pad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.