PP IPM Adakan Takziah Daring Mengenang Dr Anjar Nugroho

Isteri alm Dr Anjar Nugroho memberikan prakata dalam Takziah Daring yang diadakan PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Selasa malam (15/12/20)

PURWOKERTO, banyumasnews.com — Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar acara takziah daring untuk mengenang wafatnya salah satu kader terbaiknya Dr Anjar Nugroho MSi MHi, Rektor UMP yang meninggal pada Selasa pagi (15/12/20) di Semarang. Takziah daring melalui aplikasi Zoom berlangsung mulai pukul 19.30 sampai pukul 21.00 wib pada Selasa malam (15/12/20) diikuti sekitar 400an peserta dari seluruh Indonesia, yang umumnya kader dan alumni IPM.

Prof Dr Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah memberikan tausiyah dalam acara tersebut. Haedar mengenang almarhum Dr Anjar Nugroho sebagai sosok kader yang konsisten menjalani tiga tertib sebagai kader IPM, yakni tertib ibadah, tertib organisasi, dan tertib belajar. Ia menyatakan sosok almarhum patut menjadi inspirasi bagi kader IPM maupun AMM (angkatan muda Muhammadiyah) pada umumnya.

“Malam ini saya merasakan betapa keluarga besar Muhammadiyah kehilangan kader dan pemimpin muda yang bagi kita terasa dipanggil oleh Allah SWT terlalu cepat, dan ada ruang kosong di hati kami dengan perginya adik Anjar Nugroho yang (sungguh-sungguh) berkhidmat di Muhammadiyah. Namun jika ajal telah datang, maka tidak ada yang bisa mencegahnya. Wasilah ajal bisa bermacam-macam”, kata Haedar mengawali tausiyah.

Di tengah kehilangan, lanjut Haedar, PP Muhammadiyah secara tulus menyampaikan takziah dan duka yang sedalam-dalamnya, atas berpulangnya Anjar Nugroho. “Kita kehilangan, tapi musti ikhlas melepas almarhum. Kata ahli hikmah yang terberat adalah iman pada takdir. Kita kehilangan namun di mata Allah ada garis ajal”, lanjutnya.

Almarhum dikatakan Haedar sebagai kader yang gigih, tekun, sungguh-sungguh, dan punya pemikiran yang luas, menjelajah banyak wilayah dan memiliki pergaulan luas. “Dia kader inklusif”, kata Haedar lagi.

“Saya bangga saat melantiknya menjadi Rektor UMP. Selalu ada inovasi kemajuan di UMP. (Salah satunya) Ia berangkat ke Semarang mau bertemu Gubernur dan Pangdam, untuk agenda bea siswa keluarga TNI”, lanjutnya.

Prof Dr Haedar Nashir

Di akhir tausiahnya Haedar mengajak kader muda Muhammadiyah untuk meneladani kepribadian almarhum Anjar Nugroho, yang disebutnya memimpin UMP dengan visi Kemuhammadiyahan yang kental.

Ikut memeberikan kesaksian dalam takziah daring Syahrial dari Kornas alumni IPM, Taufikurohman Ketua PP IPM satu periode dengan almarhum, juga Raja Juli Antoni yang merupakan alumni IPM dan seangkatan almarhum di PP IPM, dan Norma Sari Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. (pad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.