Desa Pakujati Bangun Pasar Rakyat Ditengah Pandemi

Desa Pakujati, Membangun Pasar Rakyat Ditengah Pandemi

BREBES, banyumasnews.com – Di tengah lesunya ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhir, sebuah desa di Brebes justru membangun pasar modern untuk meningkatkan ekonomi masyarakatnya. Pasar dibangun oleh BUMDes dan swadaya masyarakat dan Pemdes.

Itulah yang dilakukan Kepala Desa Pakujati Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Ari Hendri Kusumo. Kades muda yang baru dilantik bulan Pebruari lalu langsung membuat gebrakan dengan membangun pasar. Tidak hanya itu, di belakang pasar dibangun pula tempat rekreasi dan olahraga.

Pasar dengan 164 kios dan los ini dibangun di atas tanah bengkok milik desa yang luasnya mencapai 15 hektar. Sebelumnya tanah ini digunakan sebagai lokasi peternakan ayam.

“Pak Kades rela menjadikan bagian bengkonya untuk pasar. Sungguh ini merupakan terobosan baru yang luar biasa,” ujar Hermawan, wakil direktur BUMDes Pakujati.

Menurut Hermawan, jika dihitung-hitung justru dengan adanya pasar ini pendapatan desa akan sangat besar. Karena dari hasil sewa saja sudah bisa mendapatkan keuntungan besar. “Belum lagi sektor lain yang akan memberi masukan keuangan desa”, tambahnya.

Sementara itu Kades Pakujati, Ari Hendri Kusumo mengatakan, apa yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Di masa pandemi banyak pasar yang lesu, namun justru Desa Pakujati membuat terobosan dengan membuka ruang beraktivitas ekonomi dan lapangan kerja bagi warga desa.

“Proyek baru dibangun saja, kami sudah mempekerjakan seratusan warga desa. Sebagian besar dari mereka merupakan korban PHK di Jakarta yang pulang kampung. Alhamdulilah kami bisa membantu mencarikan jalan rejeki bagi saudara kita yang tak memiliki pekerjaan,” ujar Ari.

Menurut Kades, atas kepercayaan warga, proyek ini dibangun dengan swadaya masyarakat. Mereka sangat antusias dengan memberikan modal berupa uang muka kios atau los yang akan mereka tempati. “Sudah ada sekitar 95 persen kios dan los yang dibayar warga. Uang ini bisa untuk membantu pembangunan proyek ini,” tambah Ari

Selain itu dana yang diperkirakan mencapai tiga hingga enam milyar rupiah ini juga diperoleh dari BUMDes. Direncanakan pembangunan pasar bisa selesai pada tahun 2021 mendatang. (Nanang AN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.