Bupati Banjarnegara Beri Nama Anak Tahanan Kasus Narkoba Yang Melahirkan 

BANJARNEGARA, BanyumasNews.Com – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memberikan perhatian khusus pada  Ny O (34), warga Jakarta yang melahirkan di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara. Saat melahirkan, Ny O masih berstatus sebagai tahanan Rutan Banjarnegara. Dia ditahan karena kasus narkoba.

Tak hanya memberikan bekal serta uang saku, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono bahkan memberi nama pada bayi cantik yang masih merah di pangkuan Ny O. “Bayi ini saya beri nama Syafitra Putri Ayudia, Syafitra artinya orang yang mulia, saya doakan anak ini jadi orang berbudi yang sukses dan mulia,” kata  Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sembari memandangi jabang bayi itu, Minggu (12/7).

Ketika itu Ny O pamit ke Bupati Banjarnegara di Pringgitan rumah dinas, diantar petugas Rutan Banjarnegara, tenaga medis RSUD Hj Anna Lasmanah dan Bagian Umum Setda yang akan mengantarnya ke kampung halamannya di Jakarta.

Bupati Banjarnegara berpesan pada Ny O, agar berhati-hati dalam bergaul, maupun bekerja dimanapun. Jangan mudah percaya pada orang yang belum kita kenal. “Dunia ini keras, penuh tipu daya, berhati-hatilah dalam menjalani hidupmu. Jangan mudah percaya begitu saja dengan orang yang belum lama kamu kenal, jangan mudah diajak pergi-pergi jika tak ada tujuan penting. Masa depanmu masih panjang. Semoga kamu sekeluarga bisa memperbaiki hidupmu agar lebih baik. Juga anakmu semoga kelak menjadi orang yang terhormat, seperti nama yang kuberikan kepada anakmu, “ pesan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Ny O nampak sangat bahagia di hari itu. Selain sudah bebas, ia telah memiliki bayi cantik, pun telah dihadiahi nama oleh sang bupati. “Terima kasih tak terhingga Bapak Bupati beserta keluarga dan jajarannya atas segala perhatian dan kebaikan kepada saya, semoga Allah yang akan membalasnya,” kata Ny O tak kuasa menahan air matanya.

Ny O berjanji akan menjalani hidup yang lebih baik dan tertib. Menjadi wanita somah, yang berbakti pada keluarga dan lebih taat beribadah.  “Insyaallah saya akan memperbaiki hidup saya. Betul sekali saya orang nya terlalu percaya pada orang yang baru saya kenal. Tapi tak apa, saya sudah memaafkan dia. Yang penting anak saya sehat dan selamat,” tutur Ny O.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Satnarkoba Polres Banjarnegara pada bulan Maret 2020 menangkap Ny O (34), warga Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Perempuan itu ditangkap di dalam sebuah minimarket di sekitar alun-alun Banjarnegara. Saat ditangkap, Ny O  ternyata sedang hamil empat bulan. Dalam pengakuannya, ia hanya dititipi seorang teman perempuan yang mengajaknya jalan-jalan ke Banjarnegara. Sesampainya di Banjarnegara teman perempuannya memintanya membelikan minyak telon ke sebuah toko. Sedang dia beralasan hendak ke ATM.

Ia dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf A UU R1 Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Perempuan itu tak mengakui jika sabu seberat 0,4 gram adalah miliknya. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.