Siti Sururotun Nafiah Bantarsoka Juara 1 Lomba Masker Banyumasan

Pemenang lomba masker Banyumasan Siti Sururotun

Bupati Apresiasi Pemenang Lomba Masker Banyumasan

PURWOKERTO, BanyumasNews.com — Pandemi Covid-19 memacu kreativitas warga untuk menciptakan masker yang variatif, tidak hanya berfungsi sebagai alat pelindung diri, namun juga berfungsi untuk seni keindahan. Bupati Banyumas memfasilitasi lomba kreasi pembuatan masker Banyumasan yang ternyata diminati warga.

Bupati Achmad Husein mengundang para pemenang Lomba Masker Challenge di Ruang Joko Kaiman Komplek Pendopo Sipanji Purwokerto Rabu (08/07/2020) lalu. Ia mengapresiasi karya dari para pemenang lomba Masker Challenge dalam rangka mencegah penyebaran covid-19. Lomba masker Banyumasan dijadikan momen untuk menggali kreatifitas anak muda dalam rangka pencegahan dan mentaati protocol covid-19.

Bupati Banyumas mencoba satu persatu, karya para pemenang dan memberi apresiasi. Dirinya langsung memesan masker karya pemenang masing-masing 20 buah.

“Ini layak menjadi pemenang, lengkap memenuhi syarat kesehatan, bagus dan ada faceshieldnya ada lubang untuk makan budin, tapi ini sempit”, kata Bupati sambil bercanda.

Menanggapi ini, sang pemenang pertama Siti Suruurotun Nafiah mengatakan, masker itu dibuat untuk ukuran dirinya yang memang kecil. Ketika dimintai harga untuk karyanya, Nafi warga Bantarsoka RT 03 RW 03 Kecamatan Purwokerto Barat itu menyebut angka Rp 50 ribu per maskernya.

“Mahalnya masker karena ada karya lukisnya, dan face shield, dan berlapis tiga,” katanya.

Apresiasi Bupati tidak sekedar dilakukan di hadapan para pemenang, Bupati bahkan menggunakan pada pertemuan dengan para pengusaha usai masker diserahkan oleh pemenang.

Muhamad Irfan Bachtiar selaku tim penilai mengatakan informasi lomba masker tersebut diupload melalui akun pribadi Instagram Bupati Banyumas yaitu ir_achmadhusein pada tanggal 25 Juni. Meki dibatasi pengiriman hanya sampai tanggal 2 Juli peserta masih banyak yang mengirimkan mencapai lebih 800 pengirim.

“Namun pengirim yang memenuhi persayaratan maksimal tanggal 2 Juli sebanyak 756. Dari karya sebanyak itu kami bersama Tim menentukan nominator dan akhirnya terpilih enam pemenang ini,” katanya.

Irfan menambahkan bahwa banyak keunikan yang dikirimkan dari para peserta, yang dikirim melalui IG termasuk dengan tutorial pembuatan dan polanya, yang memudahkan dirinya memberi penilaian.

“Kami menilai dari banyak hal, juara 1 itu memang lengkap dan bagus, juara 2 nilai seninya sangat tinggi, juara 3 sederhana tapi aplikatif dan mudah ditiru masyarakat. Harapan 1 itu masker unik untuk disabliitas tuna rungu, harapan 2 dan 3 juga sama aplikatif dan menarik,” katanya.

Hasil lengkap lomba masker banyumasan juara 1 Siti Sururotun Nafiah Bantarsoka Purwokerto Barat, Juara 2 Faisal Nur Ali Aziz Bancarkembar Purwokerto Utara, Juara 3 Erwin Widiantoro Sokawera Cilongok. Harapan 1 Amaliyah Kurniasih Sumpiuh, Harapan 2 Iis Yuliani Karangklesem Purwokerto selatan dan Harapan 3 Yunari Dwi Pratiwi dari Arca Winangun Purwokerto Timur.

“Seperti dalam informasi IG pemenang mendapat piagam dan hadiah uang juara 1 Rp 1,5 juta, juara 2 Rp 1 juta dan juara tiga Rp 750 ribu, serta juara harapan masing-masing Rp 500 ribu,” tambahnya.

Harga pesan dari karya pemenang selain juara pertama berkisar antara 20 hingga 30 ribu rupiah. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.