Pendidikan Selama Pandemi Covid-19 Jadi Tema KKN Relawan Mahasiswa UNS

Kegiatan KKN mahasiswa UNS selama pandemik Covid-19

Umi Hanni Faelani, mahasiswa prodi Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, telah menjalankan KKN UNS Relawan Tanggap Covid-19 di Grumbul Dukuh Tengah, RT 01 RW 04, Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, dengan mendirikan posko belajar. Di posko itu ia menjalankan program pendampingan belajar bagi siswa TK, SD, maupun SMP yang harus belajar mandiri di rumah akibat adanya pandemi Covid-19.

KKN atau Kuliah Kerja Nyata di era Covid-19 ini dilaksanakan secara individu di tempat tinggal masing-masing sejak awal Mei hingga pertengahan Juni 2020.

“Tema KKN yang saya ambil adalah Pendidikan selama Covid-19. Saya memilih tema ini karena di tempat tinggal saya masih banyak anak-anak yang menghabiskan waktunya hanya untuk bermain, sehingga sesuai dengan background saya sebagai mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, saya rasa perlu mengadakan kegiatan pendampingan belajar untuk anak-anak dan tentunya dapat memberikan edukasi terkait bagaiamana cara menyikapi Covid-19”, ujar Umi selaku pelaksana program di bawah bimbingan bapak dr. R Prihandjojo Andri Putranto, M.Si.

Kegiatan yang dilakukan di posko ini berupa pendampingan belajar siswa sesuai dengan materinya masing-masing dan memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan masker, gerakan wajib cuci tangan setelah atau sebelum melakukan kegiatan serta edukasi pencegahan Covid-19 lainnya. Dalam pelaksanaan program ini tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah digaungkan pemerintah seperti melakukan kegiatan wajib cuci tangan sebelum dan sesudah belajar, jaga jarak, dan menggunakan masker saat belajar

Siswa merasa senang dengan adanya posko ini dan selalu semangat ketika akan belajar bersama.

“Saya mengucapkan terimakasih karena telah mendirikan posko belajar, biasanya anak saya lebih banyak bermain tetapi semenjak ada posko ini mereka menjadi meluangkan waktu untuk belajar, yang tadinya susah memahami materi, menjadi lebih paham.” ujar Bu Amsiyati selaku wali murid siswa.

Selain mendirikan posko belajar, Umi juga memberikan pendampingan belajar di media WhatsApp dan Facebook serta memberikan pemahaman tentang Covid-19 kepada warga sekitar melalui poster maupun video dengan memanfaatkan media sosial whatsapp dan instagram. (*/pad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.