PMI Jateng Salurkan Bantuan APD Dan Perlengkapan Penanganan Covid-19

Ketua PMI Jateng dr H Imam Triyanto, M.PH (dua dari kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan APD (Alat Pelindung Diri) kepada Sekretaris PMI Purbalingga Moch Ichwan, SH, MM.

PURBALINGGA, BanyumasNews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sekitar 2.000 Alat Pelindung Diri (APD) cover all untuk mendukung penanganan covid-19. Bantuan disalurkan melalui PMI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

“Bantuan APD dan peralatan lain dimaksudkan untuk mendukung mobilitas petugas PMI yang terlibat langsung dalam penanganan pasien covid. Bantuan bisa juga diteruskan ke rumah sakit yang membutuhkan atau fasilitas kesehatan Puskesmas,” kata Ketua PMI Jateng dr H Imam Triyanto, M.PH saat menyerahkan bantuan APD untuk PMI Purbalingga di markas PMI Purbalingga, Jumat (29/5) siang.

Bantuan diterima simbolis oleh Sekretaris PMI Purbalingga Moch Ichwan, SH, MM didampingi pengurus lainnya Ir Kris Hartoyo dan Ir Prayitno, M.Si.

Dikatakan Imam Triyanto, selain APD, pihaknya juga telah menyalurkan puluhan ribu masker, 80.000 lebih sarung tangan, 364 pasang sepatu, 18 ribu liter Wipol, 33 drum kaporit, mobil unit sprayer 15 unit, 2 unit tangki gunner dan 5 unit tangki air.  “Distribusi bantuan itu berdasar sebaran kasus covid di kabupaten kota se-Jateng. Untuk Kabupaten Purbalingga termasuk zona merah dan nomor lima se-Jateng kasus positif covidnya,” kata Imam Triyanto.

Selain bantuan tersebut, dalam waktu dekat juga akan didistribusikan 24.000 paket PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dalam menghadapi corona. Setiap paket berisi 2 buah batang sabun dan tiga buah masker. “Setiap PMI kabupaten/kota, nantinya akan mendapat jatah sekitar 500 paket,” kata Imam Triyanto.

Dibagian lain Imam Triyanto meminta kepada seluruh jajaran PMI di Jateng untuk terus memberikan edukasi dan sosialisasi guna mencegah sebaran covid. Imam menilai, masyarakat sepertinya sudah mulai kendur untuk berjaga-jaga di wilayahnya masing-masing. Begitu juga di pos penjagaan pintu masuk ke wilayah kabupaten kota.

“Saya tadi memasuki wilayah Purbalingga, dan tidak ada penjagaan dari Tim Gugus Covid di pintu perbatasan. Juga tidak ada pemeriksaan kesehatan. Sementara saat saya ke Banyumas, penjagaan masih ketat dan setiap kendaraan luar daerah masuk dilakukan pemeriksaan. Ini yang perlu ditingkatkan lagi dan PMI harus ikut mengambil peran,” kata Imam Triyanto.

Sementara itu Sekretaris PMI Purbalingga Mochammad Ichwan menyampaikan terima kasih atas dukungan PMI Jateng untuk PMI Purbalingga.  Dari PMI Jateng, PMI Purbalingga telah dibantu berbagai peralatan termasuk satu unit mobil pick up beserta container untuk melakukan desinfektan secara massal. “PMI Jateng juga akan meminjamkan satu unit mobil lagi tangki gunner untuk Purbalingga. Mobil tersebut saat ini masih dipakai di Kabupaten Demak dan Wonogiri,” ujar Ichwan.

Selain bantuan dari PMI Jateng, PMI Purbalingga juga mendapat bantuan dari berbagai pihak,baik berupa barang dan juga berupa uang tunai guna mendukung opersional penanganan covid. “PMI Purbalingga memiliki tim khusus yang menguburkan jenazah pasien yang diduga covid (Pasien Dalam pengawasan), dan pasien positif covid yang meninggal. Tim ini memang membutuhkan APD yang sekali pakai setiap kali melakukan penguburan. Begitu selesai dipakai langsung dibakar sesuai protap penguburan jenazah covid,” kata Ichwan. (Tgr)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.