Kesungguhan Bupati Banyumas Tangani Covid-19 Diapresiasi Warga dengan Kirim Karangan Bunga

Berbagai pihak mengirim karangan bunga mengapresiasi keseriusan Bupati Achmad Husein yang turun langsung menangani Covid-19

BANYUMAS,  BanyumasNews.com — Keseriusan Bupati Banyumas Ir Achmad Husein dalam menangani pandemik Covid-19 di wilayahnya mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi itu,  mereka mengirim karangan bunga ke rumah dinas Bupati di kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto.

Pemkab Banyumas melalui Humas Pemkab pun menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan warga atas kinerja Bupati dalam menangani covid-19.

Bupati Banyumas memang getol menyampaikan update informasi perkembangan ODP,  PDP,  dan jumlah pasien meninggal maupun yang sembuh melalui video yang dibroascast luas ke masyarakat, melalui media sosial,  baik facebook maupun instagram. Model broadcast ini kemudian diikuti oleh Bupati di sekitar Banyumas seperti Purbalingga dan Cilacap.

Bahkan Bupati menyediakan live obrolan lewat instagram dengan menjawab pertanyaan wargaanya. Obrolan ini kadang diselipi hal lucu,  seperti komentar peci Bupati samai miring karena mengurusi corona,  sehingga viral kata-kata “Pak Bupati kaya bakul peso (Bupati seperti pedagang pisau”.

Yang paling heroik adalah pengawalan Bupati Achmad Husein atas jenazah pasien covid-19 yang ditolak di beberapa tempat,  sampai beredar foto di WAG dan facebook dia memimpin pembongkaran kembali kuburan dan menggotong keranda jenazah.  Semua itu sekaligus, seperti dikatakan berulang-ulang oleh Bupati,  untuk menunjukkan bahwa virus corona telah mati pada orang yang meninggal dunia.  “Jadi tidak kemana-mana atau ‘ora mbrangkang meng endi-endi (tidak merangkak kemana-mana)”, katanya dalam suatu live dengan warga lewat channel instagram.

“Semoga sehat selalu Pak Bupati,  terus semangat, semoga virus corona lekas pergi”, kata seorang netizen.

Ada lagi yang mengapresiasi dengan basa Banyumasan seperti di bawah ini:

Terakhir Bupati mengeluarkan Perbup agar warga memakai masker saat berada di luar ruangan dan mengenakan denda bagi yang tidak patuh.  Juga mewajibkan para ODP memakai gelang. Semuanya tentu demi pencegahan meluasnya wabah covid-19. (*/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.