Kades Tumiyang Klarifikasi dan Minta Maaf Terkait Penolakan Jenazah Covid-19

Sumarno, Kepala Desa Tumiyang, saat memberikan klarifikasi terkait penolakan jenazah covid-19 

PEKUNCEN,  BanyumasNews.com — Kepala Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen,  Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sumarno memberikan klarifikasi terkait penolakan warga desanya atas jenazah Tn O yang meninggal dunia karena positif Covid-19. Ia juga sekaligus minta maaf kepada keluarga jenazah, pemkab Banyumas, dan masyarakat Banyumas.

Kepada BanyumasNews.com, Sumarno mengatakan kejadian penolakan tersebut lebih dikarenakan tidak adanya koordinasi yang baik sebelumnya. “Saat demo juga banyak orang dari luar (Tumiyang) “, katanya Jumat (3/4/20) pagi di Balai Desa Tumiyang.

Sumarno secara khusus menggelar acara rapat yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan Karang Taruna di desanya untuk melakukan klarifikasi atas penolakan jenazah Covid-19 yang terjadi pada Selasa (31/3/20) lalu.

“ljinkanlah saya selaku Kepala Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas untuk menyampaikan klarifikasi terkait berita penolakan pemakaman di wilayah Tumiyang yang meninggal karena terinveksi COVlD-19”, katanya memulai sambuatan.

Dalam suasana seperti ini, lanjutnya,  kita lebih baik berhati-hati dan menenangkan diri, terlebih yang kita hadapi adalah virus yang tidak dapat terlihat oleh mata telanjang, menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan dibarengi senantiasa berdoa itu yang semestinya kita lakukan agar kita semua terhindar dari virus COVlD-19 atau CORONA.

Dikatakan, pemerintah Desa Tumiyang bersama warga Tumiyang akan selalu mendukung Pemerintah dalam upaya penanggulangan Virus COVlD-19 yang sedang menjadi wabah di dunia.

“Atas nama warga Desa Tumiyang mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak nyaman pada waktu penguburan jenazah yang terinveksi COVlD-19 hingga terjadi penolakan penguburan, dari hati yang paling dalam kami mohon maaf yang sebesar-besarnya terutama kepada keluarga almarhum dan Pemerintah Kabupaten Banyumas, juga seluruh masyarakat Banyumas. Doa kami semoga almarhum ditetapkan Alloh dalam husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran juga keikhlasan. Aamiin”, lanjutnya.

Dalam acara itu dinyatakan pula Pemerintah Desa Tumiyang beserta warga Tumiyang sepakat untuk ikut berperan aktif dalam perangi COVlD-19 dan akan selalu menjaga keamanan, kesehatan, ketertiban, kenyamanan dan mengikuti aturan yang ada dari Pemerintah untuk diedukasikan kepada warga.

Bunyi pernyataan itu sbb :

SURAT KESEPAKATAN

Dengan rahmat Alloh Yang Maha Kuasa pada hari ini JUMAT Tanggal 3 Bulan April Tahun 2020, kami warga Desa Tumiyang beserta pemerintah Desa Tumiyang sepakat :

1. lkut berperan aktif dalam upaya perangi COVlD-19 dengan prosedur yang berlaku.

2. Mendukung Pemerintah terkait perangi COVlD-19.

3. Mengedukasi apa yang diberikan oleh Pemerintah dalam upaya penanggulangan dan memerangi COVID-19.

4. Menjaga kesehatan bersama baik diri sendiri, keluarga maupun lingkungan.

5. Menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Surat kesepakatan itu ditandatangani Kepala Desa Sumarno dan Wakil Warga. (nan)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.