Warga Penambongan Swadaya Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ketua RT 3/RW 3 Kelurahan Penambongan, Kecamatan Purbalingga, Mardoko saat melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran virus corona di wilayahnya, Sabtu (28/3/2020) sore).

PURBALINGGA, BanyumasNews.com — Untuk mencegah penyebaran virius corona atau Covid-19, warga RT 3/RW 3 Kelurahan Penambongan, Kecamatan / Kabupaten Purbalingga melakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu dilakukan pembagian selebaran untuk ditempel di setiap rumah berisi himbauan kepada setiap warga untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Penyemprotan cairan disinfektan, merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran virus covid-19, khsususnya di wilayah kami,” ujar ketua RT setempat, Mardoko, kepada BanyumasNews.com di sela-sela penyemprotan disinfektan, Sabtu (28/3/2020) sore.

Menurut Mardoko, biaya penyemprotan menghabiskan Rp 250 ribu, iuran anggota RT sebanyak 40 Kepala Keluarga. Uang itu untuk membeli bahan disinfektan, yakni berupa cairan pembersih lantai yang dicampur air bersih, dengan perbandingan 10 tutup botol cairan pembersih lantai diencerkan dengan air 1 liter.

“Kami mematuhi anjuran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, 10 tutup botol cairan pembersih lantai diencerkan dengan air 1 liter. Hal tersebut untuk mendapatkan konsentrasi minimal 0,5 persen bahan aktif yakni monoterpen agar efektif sebagai desinfektan,” ujar Mardoko yang bekerja di Polres Banyumas ini.

Upaya penyemprotan disinfektan secara swadaya dari rumah ke rumah ini, lanjut Mardoko, menindaklanjuti himbauan Bupati Purbalingga Dyah hayuning Pratiwi agar pemerintah desa hingga tingkat RT pro aktif melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Diakui Mardoko, penyebaran virus corona terus meluas di wilayah Kabupaten Purbalingga. Data terakhir hingga Jumat (27/3/2020) menyebutkan, ada 968 orang dalam pengawasan (ODP), dan 41 pasien dalam pengawasan (PDP). Dari 41 PDP itu, 5 positif, 5 negatif, dan sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari Jakarta dan Yogyakarta.

Di sela-sela melakukan penyemprotan ke setiap sudut rumah dan halaman, Mardoko bersama warga juga membagikan selebaran untuk ditempel di setiap rumah warga. Selebaran itu berisi empat himbauan.

Pertama, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin, paling sedikit 5 kali dalam sehari. Kedua, jangan menyentuh wajah (mata, hidung dan mulut) sendiri maupun orang lain sebelum cuci tangan. Ketiga, jangan datangi kerumunan/kumpulan orang banyak. Dan keempat, jika batuk tutupi mulut dengan tissue atau lengan baju bagian dalam. (BNC/prs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.