Pertamina Turunkan Fire Truck untuk Penyemprotan Desinfectan Kota Cilacap

Mobil pemadam kebakaran atau fire truck kini dipakai untuk semprotkan desinfectan

CILACAP,  BanyumasNews.com — Pertamina RU IV Cilacap bersama Tim Gabungan yang berasal dari sejumlah perusahaan di Cilacap menurunkan 1 (satu) unit armada pemadam kebakaran berisi sedikitnya 4000 liter air yang mengandung cairan desinfectan.

Unit Manager CommRel & CSR Laode S. Mursali mengatakan, langkah tersebut merupakan dukungan terhadap upaya pemerintah Kabupaten Cilacap dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus COVID-19 atau Corona. Sejumlah ruas jalan protokol dan area pendopo dan alun-alun kota Cilacap menjadi sasaran Tim Gabungan Penyemprotan Desinfectan serentak yang dipimpin oleh Kepala Satpol-PP Kabupaten Cilacap.

Dalam apel pembukaan kegiatan Penyemprotan Cairan Desinfectan, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menghimbau masayarakat mendukung kegiatan memerangi penyebaran virus yang berawal dari Kota Wuhan China tersebut, dengan menjaga diri dan keluarga, melalui aktivitas cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta tidak menyelenggarakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa / keramaian seperti resepsi pernikahan dan sejenisnya, untuk memperkecil resiko penularan Corona.

Hal tersebut mengacu pada maklumat Kapolri yang dalam kesempatan itu juga disampaikan Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya.

Dikatakan, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19, yakni meminta masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

Apabila terdapat keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari, maka kegiatan yang melibatkan banyak orang agar dilaksanakan dengan menjaga jarak. Kapolri juga menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing serta mengikuti informasi serta imbauan resmi yang dikeluarkan pemerintah.

Selain itu masyarakat juga diminta agar tidak melakukan pembelian bahan pokok maupun kebutuhan lainnya secara berlebihan. Kapolri juga meminta masyarakat agar tidak terpengaruh dan tidak ikut menyebarkan informasi – informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoax karena hal itu dapat menimbulkan keresahan. (nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.