Pengusaha Toko Emas Meninggal, Jenazah Diurus Sesuai Protokol Covid-19

Bupati Banyumas menyampaikan klarifikasi meninggalnya BS (60 th), “Belum tentu karena corona”.

PURWOKERTO, BanyumasNews.com — Seorang pengusaha pemilik salah satu toko emas terbesar di Purwokerto,  BS alias TL (60 th)  meninggal dunia Selasa 24 Maret 2020, pukul 06.15 wib di Rumah Sakit Elisabeth Purwokerto, Jawa Tengah. Meninggalnya warga Purwokerto Timur itu membuat heboh warga dan beredar isu terkait covid-19.

Untuk menetralisir isu yang beredar, Bupati Banyumas Ir Achmad Husein mengunggah video klasifikasi atas meninggalnya pengusaha tersebut.

Bupati mengatakan bahwa benar bahwa ada pasien RS Elisabeth berusia 60 th warga Purwokerto Timur yang meninggal dunia. Pasien tersebut memiliki riwayat diabetes melitus (DM) dan tidak memiliki gejala mirip covid-19, sehingga oleh rumah sakit dikategorikan sebagai pasien penyakit dalam.

“Sampai meninggal dunia tidak diambil swab-nya”, kata Bupati.

Namun,  lanjut Bupati, sekalipun meninggalnya belum tentu karena virus corona,  untuk kehati-hatian SOP Covid-19 diterapkan untuk menangani jenazah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun jenazah langsung dikremasi pada hari Selasa itu juga,  tanpa terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka.

Keluarga dikarantina

Bupati Banyumas juga membenarkan anak almarhum BS pada Senin malam (23/03/20) masuk rumah sakit DKT Pureokerto dengan gejala yang mirip dengan corona dan ada riwayat perjalanan.  Pasien kemudian masuk sebagai PDP dan sudah diambil swab-nya dan dikirim ke lab untuk diperiksa.

Sehubungan meninggalnya BS dan anaknya yang saat ini menjadi PDP maka keluarga dan teman-temannya yang pernah kontak harus dilakukan tracking dan karantina,  kata Bupati.  (BnC/pad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.