Sesuaikan Penggunaan Dana Desa dengan Potensi Desa

Diseminasi Dana Desa Dirjen Perimbangan Keuangan

Penggunaan Dana Desa Harus Sesuai Dengan Potensi Desa Masing-masing

BanyumasNews.com – Pemerintah Desa harus jeli dalam menggunakan Dana Desa dan agar diterapkan sesuai dengan potensi desanya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Direktur Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Astera Primanto Bhakti, saat menjadi keynote speaker pada acara Diseminasi Dana Desa kepada 224 Kepala Desa, Jum’at (26/4/2019) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Astera mengatakan, Pemdes jangan sampai ikut-ikutan hegemoni sebuah desa dalam penggunaan Dana Desa misalnya mendirikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan mengesampingkan potensi yang sesungguhnya pada desanya. Dia mencontohkan sebuah desa memiliki Bumdes berupa spot pariwisata yang maju dan itu diikuti desa lain yang terkesan memaksakan.

“Jangan karena lihat desa lain wisatanya maju berkat Dana Desa terus ikut-ikutan dan akhirnya gagal. Pemanfaatan Dana Desa harus melaui proses musyawarah dengan warga dan melihat dengan jeli potensi yang dimiliki,” kata Astera.

Dia juga mengingatkan agar Pemerintah jangan hanya menggunakan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur. Pemberdayaan masyarakat harus menjadi perhatian lebih karena hal tersebut dapat mengentaskan kemiskinan di Purbalingga. Dari data yang disampaikan, ekses dari kucuran Dana Desa telah mengentaskan kemiskinan sekitar 6.500 Desa di seluruh Indonesia.

“Dana Desa ini terbukti dapat mengentaskan kemiskinan. Kami ingin Purbalingga juga merasakan hal tersebut,” ujarnya.

Astera mengharapkan perubahan pola pikir masyarakat Purbalingga yang semula menggantungkan pada pekerjaan padat karya beralih ke sektor jasa. Pembangunan infrastruktur yang menyedot tenaga kerja harus dialihkan kepada sector jasa yang di kemudian hari akan terproyeksi menjadi trend dan naik signifikan.

“Pemdes juga harus mengubah mindsetnya. Yang tadinya pembangunan infrastruktur terparadigma menyedot tenaga kerja, sekarang harus diubah menjadi jasa. Saya yakin sektor itu ke depan akan punya prospek yang bagus,” imbuhnya. (BNC/KP-4).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.