Kisah Sukses Sambel Layah: Berawal dari Keterpaksaan Masak Menu Rumahan

Inilah kisah sukses Sambel Layah yang 4 April 2019 ini genap 6 tahun.
BanyumasNews.com – Rumah makan Sambel Layah sangat fenomenal. Outlet yang awalnya berdiri di Purwokerto ini sekarang sudah menyebar ke berbagai kota dengan jumlah outlet mencapai ratusan. 4 April 2019 ini Sambel Layah berusia 6 tahun.
Dan ternyata ketika dibuka dulu, pemiliknya sempat bingung mau usaha apa saat bangunan sudah siap namun MoU dengan salah satu kuliner dibatalkan sepihak. Dari kondisi kepepet, atau the power of kepepet, maka lahirlah Sambel Layah.
Berikut penuturan Indra Wawan M, owner Sambel Layah, sebagaimana diunggah di facebook-nya. Dimuat di sini untuk menjadi inspirasi pembaca lebih luas.
“Alhamdulillah, perjalanan yang luar biasa 6 tahun ini. Dimulai hanya dengan bekal semangat yang yakin karena Allah, saya ajak Andin Fardian dan adik saya Wahyu untuk bikin warung kecil dengan sewa tempat 13,5 juta per tahun dan dengan bangunan seadanya. Alhamdulillah jadilah bentuk bangunan seperti outlet di Jl Suparno, Purwokerto.
Suasana Sambel Layah
LYang jadi masalah adalah (saat itu) bangunannya sudah siap, namun produknya belum siap.  Mau jual apaan ya…
Alhamdulillah karena tekad pengin punya manfaat lebih, yang awalnya kita mau franchise, dan karena kehendak Allah, sebetulnya kami sudah deal dangan salah satu warung usaha di Wonosobo. Namun secara sepihak pemilik usaha tsb membatalkan.
Andin dan Wahyu bingung. Mau usaha apa ini mas? Mereka sudah bingung, sudah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah (MoU) dibatalkan. Bisa ilang nih uangnya.
Ternyata di saat kepepet tersebut saya paksa istri saya  untuk masak seperti yang biasa di rumah. Maka keluarlah ayam basah, lele terbang, babat gongso, telur dadar dll.
Indra Wawan M
Alhamdulillah dengan keberanian yang maksimal kita berani buka warung Sambel Layah 1 di Jalan Suparno. Itu tidak mudah meyakinkan tim. Sandria istri saya, Andin dan Wahyu. Awalnya istri saya Sandria menangis ‘gak pede dan ‘gak yakin mau bikin produknya.
Ternyata dengan motivasi yang kuat dan keyakinan yang super karena Allah,  jadilah  Sambel Layah.
Hari ke-1 buka kami yang awalnya hanya mentargetkan jualan 200 porsi, atas ijin Allah bisa jualan 800 porsi dan hari ke 2 naik lagi. Hhmari ke 3 naik sampai ribuan porsi. Masya Allah. Semua karena Allah.
Dan sebulan kemudian berani buka cabang ke-2 tanpa modal suntikan dana lagi. Masya Allah dan seterusnya, akhirnya sampai hari ini puluhan outlet sambel layah, dan keluarlah brand brand yang lain, #djagojowo #sambelgebyur #sambelbledex #bumbuireng dan brand brand lain yang kita buka hingga 101 outlet sampai 4 April 2019.
Sambel Layah group sarat dengan kegiatan sosial keagamaan
Alhamdulillah semua atas ijin Allah dan Alhamdulillah saya ditemukan dengan tim tim hebat, para direktur yang super, para GM yang dasyat, para manager yang fenomenal, para supervisor, kepala outlet, ustadz outlet dan karyawan yang dasyat dan fenomenal. Mereka loyal, berdedikasi, bekerja keras, berjuang tanpa pamrih, melayani pelanggan dengan hati.
Semoga Allah memudahkan urusan kita dan urusan teman- teman smuanya. Yuk berani bermimpi, berani berusaha, jangan lupa sebelum usaha sedekah dulu, dan serahkan sama Allah apapun keputusan Allah ikhlas kita terima.
Alhamdulillah maturnuwun kagem Allah SWT, nuwun untuk orang tua kita semua, nuwun guru kita, kyai, para ustadz, para pengurus yayasan, nuwun all tim dari para direktur sampai crew, nuwun para pelanggan semua, nuwun teman-teman semua.
Perjalanan masih panjang all tim, luruskan niat, luruskan tekad, rapatkan barisan, bekerja lebih keras lagi, jangan lupa semakin banyak manfaat untuk sebanyak-banyaknya manusia itu adalah tujuan kita. Perbanyak ibadah untuk bekal kita di kehidupan nanti adalah langkah utama kita.
Salam dasyat dan fenomenal”. (BNC/ist)
(sumber tulisan dan foto dari facebook Indra Wawan M dengan editing seperlunya).

1 Comment

  1. Semoga kisah sukses SL Corp dari pak Wawan dapat menginspirasi kaum muda berdaya.
    Spirit pertama saat saya bergabung dgn SL Corp, saat itu saya tahu kalo Sambel Layah termasuk sebagai pembayar zakat terbesar di Banyumas.(versi BAZNAS Kabupaten Banyumas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.