Di Banjarnegara, guru sodomi murid sendiri

BANJARNEGARA – Ada pepatah, guru kencing berdiri murid kencing berlari. Bagaimana kalau guru mensodomi murid sendiri? Apa jadinya murid-murid yang dididiknya?

Di tengah prestasi siswi dari tlatah Banyumasan (Fitrian Dwi Rahayu, jawara UN SMP tingkat nasional dari Karanganyar Kebumen), ada seorang guru dari di Banjarnegara yang berlaku aneh. Yudi Artono (27), guru bantu di SDN 2 Derik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah sejak pekan ini ditahan di Mapolres Banjarnegara. Pasalnya, ia diduga telah menyodomi kepada 3 murid, yakni P (12), B (12) dan A (13).

“Jumlah nama korban lain kemungkinan masih akan bertambah. Kami masih terus menyelidiki,” kata Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Agus Sembiring, Jumat (7/05).

Ada salah satu gurunya yang berbuat bejat tentu membuat kaget Kepala SDN 2 Derik. Menurut Kusasih, sang kepala sekolah, ia mengetahui kasus itu setelah ada laporan dari salah satu orang tua siswa. Atas kejadian itu, siswa juga banyak yang trauma. “Sampai-sampai, mereka meminta foto yang bersangkutan jangan dipasang, juga namanya supaya dihapus saja,” ujarnya.

Ketika dimintai keterangan polisi, Yudi mengatakan salah satu motivasi melakukan sodomi terhadap 3 murid sesama jenis, adalah untuk obat awet muda. Motivasi itu dikataknnya diperoleh dari germo yang pernah ditemuinya.

AKP Agus Sembiring mengatakan, modus yang digunakan tersangka dalam melakukan perbuatannya adalah dengan menggelar les di rumahnya. Sejumlah siswa mengikuti les tersebut, dan 3 diantaranya dipaksa untuk melampiaskan hasrat seksnya yang menyimpang. “Bahkan satu siswa diajak menonton VCD porno di kamar tersangka dan kemudian dicabuli,” katanya.

Barang bukti yang berhasil disita polisi berupa VCD porno, TV, VCD player dan sprei. (BNC/ist/git)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.