Enam Rumah Terancam Longsor di Kemranjen

Rumah terancam longsor di Kemranjen

BanyumasNews.com – Sebanyak enam (6) rumah penduduk di desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen,  Kabupaten Banyumas,  dilaporkan terancam longsor akibat gerakan tanah.  Laporan yang diterima Tagana Banyumas pari ini Rabu, 16 Januari 2019, menyebutkan telah terjadi Gerakan Tanah di Grumbul Manggungan, Desa Petarangan RT 03 RW 01, Kemranjen, Banyumas.

Menurut Ady Candra, Koordinator Tagana, akibat gerakan tanah tersebut, mengakibatkan 6 unit rumah terancam longsoran gerakan tanah tersebut.

Adapun pemilik rumah adalah sbb :
1. Khoerun (47 th), 4 jiwa.
2. Muhromah (60 th)
3. Ani (47 ths), 2 jiwa.
4. Maemunah (70 th)
5. Nasilah (38 th) mengungsi ke rumah Darjo Saudaranya, 2 jiwa.
6. Umiyati (50 th), 2 jiwa.

Kronologi gerakan tanah diakibakan hujan deras sejak semalam, yang menyebabkan adanya gerakan tanah yang terjadi pada pukul 04.00 WIB. Luasan gerakan tanah panjang 200 meter dan lebar 150 meter.

Dari 6 rumah terancam, rumah milik Ani yang cukup parah karena rusak bagian atap, yakni genteng merosot, retak pada bagian tembok ruang tamu, karena getaran tanah.

Tindakan yang dilakukan, lanjut Ady, POLSEK Kemranjen, KORAMIL Kemranjen, Pemdes Petarangan, TAGANA, RAPI, BANSER dan warga masyarakat menebang pohon yang mengancam apabila tanah mengalami longsor. Juga melakukan himbauan kepada pemilik 6 unit rumah yang terancam, apabila sore dan malam terjadi hujan agar mengosongkan rumah tersebut terlebih dahulu.

Polsek juga memberikan instruksi agar dilaksanakan ronda malam oleh masyarakat guna memantau pergerakan tanah.

“Korban jiwa akibat gerakan tanah tersebut nihil dan kerugian material juga nihil karena baru ancaman”, kata Ady. (BNC/nan)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.