Ayo Panen Durian di Langgongsari Cilongok

Durian Banyumas – ilustrasi 

Durian Banyumas menjadi ikon dan trend agrowisata akhir-akhir ini.  Terlebih Banyumas punya jenis durian Bawor dan Musanking yang terkenal. Event untuk menarik wisatawan pun digelar. Seperti yang akan berlangsung pada akhir Januari 2018 dan awal Februari 2019, akan ada gelaran “Ayo Panen dan Pesta Durian” di Agro Wisata Bulak Barokah Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Agrowisata Bulak Barokah Langgongsari adalah sebuah kebun durian yang awalnya sebuah tanah bengkok yang berupa bulak (pereng) yang disulap menjadi kebun durian jenis Bawor dan jenis Musangking.

Menurut Edi Rustiawan, koordinator lapangan dan penjaga karcis, Agrowisata Bulak Barokah Langgongsari terletak di Grumbul Bulakan, Desa Langgongsari RT 07 / RW III, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Agro pertama kali dirintis oleh Kepala Desa Langgongsari, Haji Rasim pada tahun 2016. Satu tahun kemudian diresmikan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein, pada tanggal 16 November 2017.

“Ada 600 pohon durian jenis Bawor dan Musangking, yang ditanam di tahun 2016, sekarang di awal tahun 2019 sudah berbuah. Akhir Januari 2019 ini dan awal Februari 2019 nanti, kita panen raya. Monggo para pengunjung bisa hadir dan berpartisipasi ikut merayakan dan menikmati panen raya ini,” jelas Edi.

Edi juga mengatakan, untuk saat ini Agrowisata dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Langgongsari. Saat ini panen durian minimal beratnya 5 kilogram. Harga murah, harga per kilonya hanya Rp 65.000. Kalau dibuka lalu dicicipi di lokasi Agro dan rasanya tidak enak, bisa ditukar gratis dengan durian yang baru.

Untuk masuk Area Agrowisata Bulak Barokah Langgong sari, Cilongok, tiketnya adalah Rp 12.500. Wahana yang bisa dinikmati:
1. View Asri Kebun Durian (600 pohon)
2. Demo Masak Gula Kristal (22 tungku)
3. Peternakan Sapi Perah (20 ekor)
4. Peternakan Kambing Jawa (10 ekor)
5. Peternakan Kelinci (30 kelinci)
6. Pertenakan Ayam Kalkun (3 ekor)

Agrowisata juga menyediakan sarana gedung pertemuan (muat 100 orang), mushola (1 gedung), toilet (7 toilet), kios pedagang (20 kios).

Di tempat yang sama, Suriyah dan Naidah, pelaku dan pembuat gula Jawa kristal menceritakan bahwa di lokasi Agro ada 22 tungku pembuatan gula kristal. Harga gula Jawa kristal untuk para tamu, per kilo Rp 20.000. Tujuan pembuatan 22 kios tungku gula kristal, menurut Kades, adalah untuk mendongkrak harga gula, sehingga petani gula bisa sejahtera.

Agar tidak kecewa, ketika datang ke Agrowisata, agar sudah ada durian yang matang atau belum, maka bisa kontak ke EDI RUSTIAWAN : 0882 – 2861 – 8318. (BNC/nan)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.