18 Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong di Purbalingga

Mereka yang diterima CPNS patut bersyukur

BanyumasNews.com – 18 formasi dokter spesialis kosong karena dokter spesialis banyak yang usianya melebihi 35 tahun sehingga otomatis tidak masuk kriteria dalam penerimaan CPNS 2018 lalu. Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Purbalingga, Heriyanto, saat memberikan sambutan pada acara pembekalan pemberkasan CPNS, Senin (14/1/2019) di aula BKPPD Purbalingga.

Heri mengatakan, seleksi CPNS lalu penuh dengan dinamika dan perubahan aturan. Permen PAN-RB nomor 35 tahun 2018 yang berimbas pada harus dipenuhinya seluruh item tes pada SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) waktu itu belum banyak peserta yang lulus. Permen PAN RB 61 yang mengatur tentang batas ambang kelulusan pada SKD membuat dinamika CPNS kala itu juga menyebabkan sebagian peserta yang awalnya tidak lulus akhirnya lulus.

“Saya ucapkan selamat kepada peserta yang lulus karena Permen 35 berarti anda memiliki kualitas yang bagus. Saya juga ucapkan selamat kepada yang lulus karena Permen 61. Bukan berarti anda tidak bagus tapi mungkin saja nilai anda tinggi namun di salah satu item belum sampai ambang batas padahal kategorinya tinggi,” kata Heriyanto.

Heri Menambabkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga membuka 397 formasi CPNS. Namun hanya 379 formasi yang terisi disebabkan ada formasi yang tidak terisi yaitu beberapa formasi dokter spesialis. Menurutnya, fenomena tidak terisinya formasi dokterspesialis tidak hanya terjadi di Purbalingga tapi seluruh daerah dikarenakan beberapa hal.

“Ada 7000-an pendaftar dan yang lolos ada 379 formasi. Sebenarnya kami membuka 397 formasi ternyata 18 formasi kosong karena dokter spesialis banyak yang usianya melebihi 35 tahun sehingga otomatis tidak masuk kriteria,” imbuhnya. (BNC/KP-4)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.